Home / Headline / Kucurkan Rp43 Miliar Jaga Ketahanan Pangan Sumsel

Kucurkan Rp43 Miliar Jaga Ketahanan Pangan Sumsel

Memperbaiki dan memelihara saluran irigasi persawahan untuk menjaga ketahanan pangan Sumsel.

Palembang, BP–Guna memperbaiki dan memelihara saluran irigasi persawahan yang ada di Sumatera Selatan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumsel mengalokasikan dana sebesar Rp43 miliar. Itu dilakukan mengingat Sumsel merupakan salah satu provinai lumbung pangan nasional.

Kepala Dinas PSDA Provinsi Sumsel Darma Budhi mengatakan, sebagai salah satu provinsi lumbung pangan nasional, maka program menopang masalah ketahanan pangan menjadi salah satu yang diprioritaskan pihaknya.
“Hal itu juga sesuai dengan arahan pembangunan dari Gubernur Sumsel H Alex Noerdin,” ujar dia, Kamis (11/1).
Menurut Budhi, tahun ini pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp43 miliar untuk perbaikan dan pemeliharaan irigasi persawahan. Anggaran tersebut terbagi Rp23 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumsel dan Rp20 miliar dari dana Pemerintah Pusat.
“Pengerjaannya tersebar di beberapa kabupaten/kota, khususnya daerah penghasil pangan yang ada di Provinsi Sumsel,” jelasnya
Dia juga menjelaskan, ada pengalihan anggaran sekitar Rp55 miliar dari PSDA yang harus dialokasikan ke instansi lainya. Rincinya sebesar Rp40 miliar ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Tata Ruang (PUBM-TR) untuk perbaikan jalan di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
“Lalu, senilai Rp15 miliar untuk Dinas Perumahan dan Pemukiman. Pengalihan anggaran ini atas instruksi Gubernur Alex, mengingat ada sejumlah kebutuhan yang dinilai mendesak,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, lanjut dia, total anggaran belanja langsung yang dimiliki PSDA tahun ini sebesar Rp232 miliar. Adapun program prioritas lainya, yakni meminimalisir potensi bencana banjir. Terlebih, Kota Palembang tahun ini menjadi tuan rumah Asian Games.
“Seperti di Kota Palembang, upaya yang dilakukan untuk meminimalisir potensi banjir yakni pembangunan kolam retensi di Talang Banten, Seberang Ulu I. Pembangunan kolam retensi akan menggunakan lahan seluas kurang lebih tiga hektar,” tuturnya.
Selain membuat baru, pihaknyai juga melakukan normalisasi di dua kolam retensi lainya. Pertama berada di Kecamatan Kemuning dan kedua berada di Kecamatan Alang-Alang Lebar. Untuk total anggaran kegiatan tersebut sekitar Rp10 miliar.
Ia juga mengungkapkan, program pengendalian banjir lainya adalah normalisasi sungai di beberapa kabupaten/kota di Sumsel. Khususnya daerah-daerah yang rawan banjir, seperti Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin dan Ogan Ilir (OI).
“Ada juga pembangunan talud penahan abrasi untuk sungai, salah satunya di OKU Selatan,” pungkas Budhi. #rio
Baca:  Penyerahan Pertama Jadi 12,5 Persen
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sumsel Dapat Bantuan Lima Unit Bus Air

Palembang, BP Lima unit bus air dioperasikan di Sungai Musi untuk melayani para tamu yang ingin berwisata menikmati keindahan Kota ...