Home / Pemerintahan / 12 Calon Independen Siap Bertarung di Sumsel

12 Calon Independen Siap Bertarung di Sumsel Parpol Tak Lagi Dominan

Anggota KPU Sumsel Liza Lizuarni menjelaskan mengenai calon kepala daerah jalur independen yang akan bertarung di pilkada serentak, Juni 2018.

Palembang, BP–Parpol tak lagi dominan dalam mengusung calon kepala daerah. Terbukti, 12 calon perseorangan meramaikan pilkada serentak di Sumsel.

 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat 12 calon kepala daerah jalur independen yang akan bertarung di pesta demokrasi secara serentak pada Juni 2018 nanti.

Baca:  Cegah Terulang Kasus Bupati OI Nyabu, BNN Ditantang Tes Urine Paslon

Ada tiga daerah yang dipastikan tidak memiliki calon independen yang mendaftar untuk pilkada 2018, yakni Prabumulih, OKI, dan Pilgub Sumsel.

Anggota KPU Sumsel Liza Lizuarni mengatakan, tujuh daerah lain memiliki calon independen adalah Palembang, Banyuasin, Lahat, Empat Lawang, Pagaralam, Muaraenim, dan Kota Lubuklinggau.

“Pagaralam tiga calon, Lahat tiga calon, Palembang dua calon, agak rame ya” katanya, Kamis (4/1).

Baca:  Semua Daerah Penyelenggara Pilkada Rawan Konflik

Mengenai calon independen untuk Pilgub Sumsel menurutnya, tidak ada karena dukungannya 503 ribu itu cukup berat untuk mengumpulkan.

Sedangkan untuk mengumpulkan dukungan calon independent untuk kabupaten/kota lebih ringan.

       “Untuk calon independen verifikasi awal masih jalan, nanti perbaikan bareng sama dokumen yang lain sama dengan parpol nanti,” katanya.

Dikatakannya, berdasarkan hasil rekap KPU kabupaten/kota kemarin, rata–rata dukungan calon independen harus perbaikan semua dan hanya di Pagaralam yang calon independenya memenuhi syarat. #osk

Baca:  UU Pilkada Memuat Aturan Verifikasi Faktual KTP

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Kopra Jeblok, Senator Malut Minta Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, BP–Harga kopra di Maluku Utara (Malut) jeblok sejak enam bulan terakhir. Semula Rp10.000 kini hanya dihargai Rp3.200 per kilo. ...