Home / Hukum / Kakak Ipar Asep Sempat Mimpi Kebanjiran

Kakak Ipar Asep Sempat Mimpi Kebanjiran

Petugas mengevakuasi jasad korban Asep Tyansah dari perairan Selat Ajaran, Kabupaten Banyuasin, Rabu (3/1).

Palembang, BP–Sebelum ditemukan tewas di perairan Selat Ajaran, Kabupaten Banyuasin, kakak ipar korban Asep Tyansah (31) sempat bermimpi kebanjiran.

      Hal itu disampaikan Samsul Bahri (62), kakak ipar Asep saat melihat jenazah korban setelah dievakuasi ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Rabu (3/1).

“Sebelumnya saya mimpi rumah kebanjiran. Lalu di mimpi saya ada bapak (mertua korban-red) yang sudah meninggal dikejar banjir. Mungkin itu firasat saya,” ujarnya.

Dirinya pun belum mengetahui penyebab tewasnya korban, namun Samsul menduga, perahu yang dikendarai korban bocor dan tenggelam.

Baca:  Curi Dua Tandan Sawit, Zulkarnain Tewas Ditembak Aparat

Sebelum ditemukan tewas mengambang dengan kondisi tubuh telah mengembung, kulit terkelupas dan warna kulit telah menghitam dan membiru.

Warga Jalan DI Panjaitan, Gang Karya, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju Palembang ini diketahui menghilang sejak 31 Desember 2017. Hingga akhirnya jenazah Asep ditemukan tim gabungan Polair Pangkalan Muara Kumbang dan Basarnas Palembang.

Saat ditemukan, jenazah korban masih mengenakan kaos hitam, celana jeans biru, dan ikat pinggang warna cokelat. Selanjutnya aparat membawa jenazah ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara untuk keperluan visum.

Tiara (22), istri Asep mengatakan,  suaminya pergi seorang diri menggunakan ketek untuk bekerja pada 31 Desember, pukul 3.00 dinihari.

Baca:  Manajer Proyek LRT Palembang Tewas Mendadak

“Sebelumnya suami saya pamit pergi ke Boom Baru, Dermaga Sungai untuk bekerja. Dia memang serang ketek dan juga suka menyuplai barang ke kapal. Sejak pamit pergi itu tak pulang-pulang,” ujarnya.

Saat menyambangi kamar mayat, Tiara membenarkan bahwa jenazah tersebut memang benar suaminya. Dirinya mengenali jenazah dari jahitan bekas luka di tangan kanannya.

“Rencananya akan dimakamkan di TPU Talang Pete Tegal Binangun tempat orangtuanya. Saya tidak ada firasat apa-apa,” ujarnya seraya menangis.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Sumsel AKBP Zahrul melalui Kanit I Lidik AKP Beny mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan dari warga adanya penemuan jenazah.

Baca:  Santri Tewas di Ponpes Dengan Tubuh Penuh Lebam

Setelah dibawa ke RS Bhayangkara pihaknya pun kemudian menyebarluaskan informasi penemuan tersebut. “Ternyata saat keluarga korban datang dan mengenali nya, benar itu Asep yang diketahui sudah hilang tiga hari,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, korban hendak membawa ketek pada malam untuk membawa penumpang yang akan merayakan malam tahun baru.

“Dari visum luar belum ditemukan tanda kekerasan. Pihak keluarga telah membuat pernyataan penolakan otopsi dan jenazah akan segera disemayamkan,” ujarnya.

Menurutnya dugaan sementara korban tewas karena kecelakaan tunggal. Namun pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjut untuk mengetahui kepastian penyebabnya. #idz

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Forum Bangso Batak Sumsel Ajak Rakyat Gunakan Hak Pilih Besok

Palembang, BP–Pengurus DPD FBBI (Forum Bangso Batak Indonesia) Sumsel mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya pada hari Rabu ...