Home / Headline / Bek Trial di SFC Ini, ‘Sesumbar’ Jadi WNI Februari

Bek Trial di SFC Ini, ‘Sesumbar’ Jadi WNI Februari

Palembang, BP

 

Sriwijaya FC masih terus merampungkan skuadnya musim depan. Kali ini, bursa transfer yang sedang panas di posisi senterbek. Saat ini, Laskar Wong Kito sudah punya tiga pemain pasti, yakni Mamadou N’Diaye, Saepulloh Maulana dan Bobby Satria. Artinya satu atau dua pemain lagi masih memungkinkan di rekrut.

 

Satu pemain lagi, informasi yang didapat yakni pemain lokal yang identitasnya masih dirahasiakan manajemen. Jika itu skenario itu berjalan, artinya sudah ada empat senterbek.

 

Sementara itu, di awal pekan ini, pemain lama Bio Paulin mulai bergabung latihan. Satu hari berselang, SFC kembali kedatangan pemain dengan status trial asal Mali Mamadou Al Hadji.

 

Bek berusia 31 tahun ini, sudah tiba di Residen Swarna Dwipa Palembang, Rabu (3/1) pagi. Ia pun mengklaim, paling lambat awal Februari proses naturalisasinya rampung.

 

“Proses naturalisasi sudah mulai dari tahun kemarin, pengurusan agak terhambat karena di bulan ini Desember banyak libur. Jadi mungkin Februari Insya Allah kalau semua jalan lancar sudah kelar semua,” jelas pemain beristri wanita betawi ini.

 

Dijelaskan, eks bek Barito Putera ini, ia sebelumnya ditawari agen untuk ikut seleksi di SFC. Tanpa pikir panjang, ia pun langsung menerima tawaran itu karena tahu betul SFC tim juara.

 

Banyak gelar yang sudah disabet tim asal Sumsel ini. Ia pun percaya jika proses naturalisasinya bakal berjalan sesuai harapan, sembari ia berjuang keras merebut hati jajaran pelatih.

 

“Saya pun siap menjalani serangkaian tes medis, karena memang saya sehat” tegasnya.

 

Sementara soal karirnya, bek yang sempat membela Persipura ini menceritakan, awal musim 2016 ia sempat membela Barito Putera. Tapi di akhir putaran kedua, ia pulang ke Kamerun karena ada masalah keluarga yang harus ia selesaikan.

 

“Saya di Kamerun selama tujuh bulan. Setelah itu pulang lagi ke Indonesia,” ucapnya.

 

Saat kembali lagi, Al Hadji mengklaim banyak mendapatkan tawaran dari tim Liga 1 dan Liga 2 untuk bergabung. Tapi, tidak ada yang sesuai dengan harapannya. Salah satunya, karena ia hanya mendapatkan tawaran dari tim papan bawah.

 

“Pada musim 2018, ia punya harapan besar untuk dapat membela SFC. Andai itu terwujud, ia akan berusaha membawa SFC menjadi yang terbaik minimal tiga besar. Lebih tinggi dari musim lalu,” jelasnya.

 

Tapi, jika hasil akhir tak sesuai dengan ekspektasinya, ia tentu sudah siap. Karena memang hal itu sudah menjadi resiko dalam karirnya.

 

Sementara itu, sebelumnya Asisten Pelatih SFC Rasiman menegaskan, jika sang pelatih Kepala SFC Rahmad Darmawan masih butuh waktu untuk melihat kualitas atau kondisi terakhir dari Bio Paulin dan Al Hadji.

 

“Dua pemain ini baru bergabung, jadi belum bisa disimpulkan,” katanya.

 

Andai, RD merekomendasikan kedua pemain untuk direkrut, tentu kedua pemain tetap harus menjalani medical cek up di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya. #zal

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

KONI Evaluasi Anggaran Cabor di Pembubaran Panitia Porkot

Palembang, BP Ditengah minimnya anggaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke X yang berlangsung pada bulan November 2018 lalu di Bumi ...