Home / Pendidikan / Mahasiswa FISIP Unsri Kecam Dugaan LGBT Masuk Kampus

Mahasiswa FISIP Unsri Kecam Dugaan LGBT Masuk Kampus Adanya Isu Grup Gay Unsri Indralaya-Bukit di Medsos

Ilustrasi

Palembang, BP— Belakangan ini ramai diperbincangkan soal munculnya Grup terturup di media sosial (Medsos) dengan nama Grup Gay Unsri Indralaya-Bukit. Hal tersebut langsung mendapat kecaman keras dari berbagai mahasiswa.

Termasuk mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya. Pasalnya, secara tidak langsung grup yang belum tentu kebenarannya dibuat oleh para mahasiswa Unsri akan mencoreng nama kampus.

“Temuan grup komunitas LBGT di Universitas Sriwijaya yang beredar dan bergeliat saat ini sudah menjadi pukulan telak terhadap tatanan sosial kampus tercinta dan menjadi tamparan keras bagi kita untuk melindungi dan membentengi diri kita dan kampus kita dari perilaku dan penyebaran LGBT,” ujar Gubernur FISIP Unsri Rahmat Fernizar, Selasa (2/1).

Baca:  David Tusuk Pria Penyuka Sesama Jenis

Lebih lanjut dikatakannya bahwa fakta yang akhir-akhir ini diangkat atas reaksi di tolaknya Undang-Undang LGBT dan Zina oleh Mahkamah Konstitusi dan tidak adanya hukum positif yang mendukung Gerakan LGBT dan penyimpangan seks lainnya seharusnya menjadi pelajaran bagi kaum intelektual seperti mahasiswa.

” Dan hasilnya muncul tirani minoritas yang mendesak perlakuan yang sama dalam sosial, norma dan hukum. LGBT kemudian hadir merongrong norma dan nilai-nilai yang ada di Pancasila mengatasnamakan Hak Asasi Manusia,”tegasnya.

Berangkat dari hal tersebut, sebagai mahasiswa yang memiliki kontrol sosial mengecam dan menolak dengan tegas perilaku LGBT dan penyimpangan seksual di Kampus Universitas Sriwijaya, terkhusus di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Baca:  Soal Grup LGBT, Unsri Bentuk Timsus

Menurutnya keberadaan dan gerakan komunitas LGBT yang ada di beberapa kampus sudah menjadi bukti bahwa LBGT berusaha mendapatkan pengakuan dan persamaan hak tersebut, padahal mereka termasuk orang-orang yang tersesat, merongrong dan menabrak norma dan nilai-nilai dalam bangsa, agama, bahkan hakikatnya sebagai manusia normal.

“Dan temuan grup komunitas LBGT di Universitas Sriwijaya yang beredar dan bergeliat saat ini sudah menjadi pukulan telak terhadap tatanan sosial kampus tercinta dan menjadi tamparan keras bagi kita untuk melindungi dan membentengi diri kita dan kampus kita dari perilaku dan penyebaran LGBT,”tegasnya.

Baca:  Cegah LGBT, Sekolah Jangan Ajarkan Akademik Saja

Sehingga lanjut Rahmat, fenomena yang menampar kampus ini selayaknya jangan hanya disikapi oleh mahasiswa saja. Namun seluruh elemen terkait, sehingga kumpulan yang merusak moral kembali ke fitrah manusia.

“Oleh karenanya kami mendukung Universitas dan pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti secara tegas pelaku LGBT dan penyimpangan seksual lainnya di Universitas Sriwijaya,”tuturnya.

Tak lupa mengajak seluruh mahasiswa agar selalu waspada dan segera melaporkan hal-hal yang dirasa menyimpang.

“Kita adalah mahasiswa jka kita hanya bungkam dan duduk manis terhadap setiap permasalahan dan menganggap kita baik-baik saja. Siapa yang akan tahu? Suatu saat kita terbelenggu dalam masalah tersebut. Sebelum terlambat, pedulilah,”pungkasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

UIN Bakal DO Mahasiswa Panganut 10 Semester

Palembang, BP Pihak otoritas Perguruan Tinggi Negeri Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mengklaim sebagian mahasiswanya terlalu lamban dalam ...