Home / Pendidikan / Tanggalkan Masa Libur, Siswa Mengabdi ke Masyarakat

Tanggalkan Masa Libur, Siswa Mengabdi ke Masyarakat SMA Negeri Sumatera Selatan

PENGABDIAN: Siswa SMA Negeri Sumsel saat melakukan penggalangan dana kaum difabel di ruas jalan lampu merah simpang RS Charitas Palembang, Rabu (27/12).

Keringatnya sesekali diusap dengan tangannya. Mondar-mandir disudut lampu merah. Masa libur pun mereka tanggalkan demi mengabdi ke masyarakat. 
——-
Momentum libur sekolah mayoritas menjadi waktu yang ditunggu-tunggu bagi sebagian pelajar di penghujung tahun 2017 kali ini. Apalagi, momentum tersebut bersamaan dengan momen akhir tahun sehingga banyak mereka memilih untuk liburan, wisata kuliner hingga wisata ke luar kota.
Kendati demikian, tampaknya tidak berlaku bagi para siswa SMA Negeri Sumatera Selatan. Pasalnya, dipenghujung tahun 2017 ini para siswa melakukan aksi pengabdian masyarakat dengan berbagai aksi nyata.
Mulai dari peduli sosial dengan penggalangan dana untuk pembelian kaki palsu pada kaum difabel, penyuluhan hemat energi, penyuluhan budaya hidup bersih, mengajar bahasa inggris, mengajar mengaji, dan lain-lain.
Benar saja, terlihat beberapa remaja dengan mengenakan kaos seragam bertuliskan SMA Negeri Sumatera Selatan bertaburan di sudut lampu merah simpang empat RS Charitas Palembang dengan membawa kardus dan beberapa koran.
Keringatnya sesekali diusap dengan tangannya. Mondar-mandir disudut lampu merah. Masa libur pun mereka tanggalkan demi mengabdi ke masyarakat.
“Iya, ini adalah kegiatan pengabdian masyarakat. Dibagi berbagai distrik, jika distrik kami adalah khusus penggalangan dana khusus kaum difabel untuk pembelian kaki palsu,” ujar Surya Bima Wicaksana, Koordinator Distrik Penghadangan Kaum Difabel saat dibincangi disela-sela penggalabgab bersama rekan-rekannya, Kamis (28/12).
Lanjut Bima, bahwa sejauh ini penggalangan dana melalui sumbangan dan penjualan koran masih kurang untuk pembelian kaki palsu. Sehingga aksi ini akan diulang kembali di awal Januari 2018 yang akan datang sebelum kemudian dibelikan kaki palsu.
“Distrik kami masih kurang, jika ada masyarakat maupun para dermawan yang ingin ikut dalam sumbangan dana tambahan untuk pembelian kaki palsu untuk kaum difabel kami sangat membuka selebar-lebatnya dengan menghubungi kami di narahubung 089678225403,”harapnya.
Terpisah, sementara dikatakan Kepala SMA Negeri Sumsel Ridwan Aziz mengatakan bahwa program pengabdian masyarakat tersebut memang menjadi program tahunan dipenghujung tahun dan masa libur. Sehingga keberadaan masyarakat memberi dampak yang signifikan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sangat berguna untuk menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar dan mengaplikasikan ilmu yang selama ini didapat di sekolah,”terang Ridwan.
Pasalnya, lanjut Ridwan pelajar saat ini harus didorong dengan aplikasi nyata yang mampu memberi nilai positif bagi masyarakat. Apalagi, era globalisasi saat ini, sehingga jangan sampai terbawa arus tentang rasa kurang peduli bagi sekeliling masyarakat.
“Bahkan ada sebagian distrik yang membersihkan masjid, penggalangan dana untuk saudara-saudara di Palestina dan lainnya,”tuturnya.
Pihak sekolah dikatakan Ridwan, akan memberikan apresiasi kepada para pelajar dari berbagai distrik yang dengan kegiatan pengabdian masyarakat.
“Total ada 14 distrik dan 4 individu. Mereka tersebar diberbagai tempat dengan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat,”pungkasnya. Osugiarto
Baca:  Siswa SMAN Sumsel Sabet Medali INESPO di Belanda
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

23.574 Peserta Tak Lolos SNMPTN

Palembang, BP–Setelah menjalani serangkaian tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018, sebanyak 23.534 dinyatakan tidak lolos. Dengan demikian ...