Home / Headline / Buron Setahun, Pembunuh Dicokok Sedang Beli Martabak

Buron Setahun, Pembunuh Dicokok Sedang Beli Martabak

Rizki Aliasyah diamankan di Mapolresta Palembang. BP/HAFIDZ TRIJATNIKA

Palembang, BP–Sedang berjalan kaki hendak membeli martabak, Rizki Aliasyah alias Dicki alias Depi (20), buronan kasus pembunuhan ditangkap pihak yang berwajib.

       Tersangka yang sudah satu tahun buron setelah menghabisi nyawa korban Darwin (30) dibekuk anggota Satuan Intelkam Polresta Palembang di Lorong Sahabat, Kecamatan Kalidoni, Rabu (27/12) malam.

Saat diamankan di Polresta Palembang, tersangka  mengaku, selama buron ia tetap berada di Palembang untuk sekolah dan bermain seperti biasa serta tidak mengtahui jika selama ini dicari polisi atas kasus pembunuhan pada 7 November 2016 lalu.

Baca:  Keluar LP, Langsung Ditangkap Lagi

Pasca menusuk korban sebanyak dua lubang di eks lokalisasi Teratai Putih, Kecamatan Sukarame, ia langsung kabur pulang ke rumahnya di Jalan Yos Sudarso, Lorong Tirta Mulia, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan IT II Palembang.

“Saya tidak tahu kalau korban itu meninggal. Karena setelah saya tusuk, saya  langsung kabur dari Kampung Baru dan pulang ke rumah,” ujarnya, Kamis (28/12).

Menurutnya, sebelum kejadian ia bersama temannya bermain di sebuah kafe di bekas lokalisasi di Jalan Teratai, KM9, Kecamatan Sukarame, Palembang tersebut.

Baca:  Gerak Cepat Polisi, Tangkap Pencuri Motor Petani dan Barang Bukti

Waktu itu tersangka dan korban saling memandang dan korban yang tidak suka menghampiri pelaku dan korban langsung memukul kepala pelaku dari belakang.

Setelah itu korban pun masuk ke salah satu kafe dan sambil memegang botol minuman keras korban bertemu lagi dengan tersangka. Disana tersangka hendak memukulkan botol tersebut ke kepalanya, Rizki langsung mengelak.

“Pas dia menghadap belakang langsung aku tusuk dua kali. Dia jatuh dan saya lari, saya tidak tahu kalau dia sampai meninggal dunia,” katanya.

Lanjut tersangka, pisau yang dipakai untuk menusuk korban tersebut memang selalu ia bawa untuk menjaga diri dan waktu kejadian pisau itu disimpan nya di balik pinggang sebelah kanan.

Baca:  Ditjen Pajak Tangkap Pengusaha Perkebunan Asal Medan

Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Mario Ivanry melalui Kasubnit Intel Aiptu Aviv Sancoko mengatakan, peristiwa itu terjadi karena ada selisih paham antara korban dan tersangka.

“Dari tangan tersangka turut diamankan barang bukti satu bilah pisau yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban dan pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian,” ujarnya.

Atas perbuatan tersebut, Aviv menambahkan, tersangka akan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh petugas. # idz

 

x

Jangan Lewatkan

ESP Dukung Sarimuda-Rozak Di Pilkada Palembang

#Ditunjuk Sebagai Ketua Tim Pengarah Pemenangan Sarimuda-Rozak .   Palembang, BP Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) kota Palembang tahun ...