Home / Sumsel / Ogan Ilir / 200 Anak di OI Ikuti Khitanan Barokah

200 Anak di OI Ikuti Khitanan Barokah Program Lazis PLN Bekerja Sama Dengan Dompet Peduli Umat Darut Tauhid

Inderalaya, BP–Sedikitnya 200 orang anak laki laki yang berumur 5-10 tahun di Kabupaten Ogan Ilir (OI)  mengikuti khitanan masal barokah yang diselenggarakan Lazis PLN bekerja sama dengan dompet peduli umat Darut Tauhid, di Lapangan Kantor PLN Jalan Tamyis Inderalaya. Dana kegiatan sunatan masal tersebut bersumber dari zakat penghasilan 2,5 persen dari karyawan PLN yang beragama Islam dan yang dikelola oleh Lazis PLN.

 

General Manager PLN WS2JB Daryono didampingi Manager Bidang Keuangan WS2JB Hadi, Manager PLN Area Palembang Joni, Manager Rayon PLN Inderalaya Adithiajaya Maulana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama dompet peduli umat Darut Tauhid.

Baca:  Anggota DPRD OI Berang, Ada 4.477 Ekor Buaya Laut di Penangkaran yang Bermasalah

 

“Alhamdulillah apresiasi dari masyarakat sangat tinggi,  kegiatan amal ini hampir di seluruh daerah dan kegiatan nasional. Sunatan barokah ini untuk anak yang kurang mmpu, fakir miskin, anak yatim.  Harapan kita bisa membantu meringankan beban mereka secara finansial. Yang jelas program peduli ini dilakukan secara kontinue,” jelas Daryono.

 

Kepala Kesbangpol OI Trisnopilhaq mengatakan berterima kasih kepada PLN karena melalui program tersebut  bisa memberikan sumbangsih baik untuk kegiatan keagamaan maupun sosial. Apalagi di OI ini terdiri dari 16 kecamatan 241 desa.

Baca:  Trans KTM OI Dilintasi Dua Armada Perintis

 

Camat Inderalaya Utara Jumhuri mengatakan dari Kecamatan Inderalaya Utara mengirimkan 45anak laki laki untuk dikhitankan yang tersebar dari 16 desa,  “ya mereka senang anaknya disunat gratis selain itu bisa dapat  bingkisan baju muslim,  sarung peci,  tas alat tulis, uang saku. Terima kasih atas bantuan pln kepada warga kami yang kurang mampu,” ujarnya.

Baca:  Gerbong Ilyas Pandji Alam Bergerak

 

Salah satu peserta siswa kelas 2 SD Timbangan Lihan dan anak Paud Reza yang berumur 5 tahun merupakan warga Tamsis mengaku tidak sakit saat disunat,  “ya senanglah bisa disunat,  tidak sakit saat disuntik, seperti digigit semut. Selain itu bisa dapat hadiah peralatan sekolah dan uang saku,” katanya tersenyum. #hen

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Diduga Asal Jadi, Pembangunan Siring Desa Meranjat 1

Inderalaya, BP — Menggunakan dana desa Rp 200jutaan tahun 2017 lalu, proyek siring lebih dari 20 meter di Desa Meranjat ...