Home / Sumsel / Ogan Ilir / 200 Anak Ikuti Khitanan Barokah di Ogan Ilir

200 Anak Ikuti Khitanan Barokah di Ogan Ilir Program Lazis PLN Bekerjasama Dengan Dompet Peduli Umat Darut Tauhid

Inderalaya, BP — Sedikitnya 200 orang anak laki-laki yang berumur 5-10tahun di Kabupaten Ogan Ilir (OI)  mengikuti khitanan masal barokah yang diselenggarakan Lazis PLN bekerjasma dengan dompet peduli umat darut tauhid, di Lapangan Kantor PLN Jalan Tamyis Inderalaya. Dana kegiatan sunatan massal tersebut bersumber dari zakat penghasilan 2,5persen dari karyawan PLN yang beragama Islam dan yang dikelola oleh Lazis PLN.

General Manager PLN WS2JB Daryono didampingi Manager Bidang Keuangan WS2JB Hadi, Manager PLN Area Palembang Joni, Manager Rayon PlN Inderalaya Adithiajaya Maulana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama dompet peduli umat  darut tauhid

Baca:  Endang PU Ishak Terpilih Ketua DPD Golkar OI

“alhamdulillah apresiasi dari masyarakat sangat tinggi,  kegiatan amal ini hampir diseluruh daerah dan kegiatan nasional. Sunatan barokah ini untuk anak yang kurang mampu, fakir miskin, anak yatim.  Harapan kita bisa membantu meringankan beban mereka secara finansial. Yang jelas program peduli ini dilakukan secara kontinue, “jelas Daryono kemarin

Kepala Kesbangpol OI Trisnopilhaq mengatakan berterimakasih dengan PLN karena melalui program tersebut  bisa memberikan sumbangsih baik untuk kegiatan keagamaan dan sosial. Apalagi di OI ini terdiri dari 16 kecamatan 241 desa

Baca:  DPD Perindo Ogan Ilir Targetkan 5 Kursi

Camat Inderalaya Utara Jumhuri mengatakan dari Kecamatan Inderalaya Utara mengirimkan 45anak laki-laki untuk dikhitankan yang tersebar dari 16 desa,  “ya mereka senang anaknya disunat gratis selain itu bisa dapat  bingkisan baju muslim,  sarung peci,  tas alat tulis, uang saku. Terimakasih atas bantuan PLN kepada warga kami yang kurang mampu,” ujarnya

Baca:  Kantor BPN Ogan Ilir Miliki Mushola

Salah satu peserta siswa kelas 2 SD Timbangan Lihan dan anak Paud Reza yang berumur 5 tahun merupakan warga Tamsis mengaku tidak sakit saat disunat,  “ya senanglah bisa disunat,  tidak sakit saat disuntik seperti digigit semut.   Selain itu bisa dapat hadiah peralatan sekolah dan uang saku, ” katanya tersenyum. #hen

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Diduga Asal Jadi, Pembangunan Siring Desa Meranjat 1

Inderalaya, BP — Menggunakan dana desa Rp 200jutaan tahun 2017 lalu, proyek siring lebih dari 20 meter di Desa Meranjat ...