Home / Palembang / Enam Titik Palembang Terpantau 24 Jam

Enam Titik Palembang Terpantau 24 Jam

Walikota Palembang Harnojoyo saat meninjau lalulintas di Simpang Charitas dengan sistem Command Center Lawang Jabo, Senin (18/12).

Palembang, BP — Lalu lintas dan keamanan di enam titik kawasan Kota Palembang diyakini Pemerintah Kota Palembang akan terus terpantau selama 24 jam oleh Command Center Lawang Jabo atau pusat komando yang ditempatkan di kantor walikota.

Pusat pengendali tersebut berada di lantai tiga Kantor Walikota Palembang. Dengan pantauan belasan operator, lalu lintas, keamanan dan kriminalitas di dalam kota akan terpantau. Sementara ini, hanya enam titik yang terpantau oleh Command Center, yakni Benteng Kuto Bwsak (BKB), Simpang Charitas, Masjid Agung, Simpang Lima DPRD Sumsel, Jembatan Ampera dan Kapten A Rivai.

Baca:  Laporkan Keluhan ke E-Lapor

“Selama 24 Jam Command Center Lawang Jabo akan menyoroti diantaranya dari sisi keamanan, perparkiran, kejadian kebakaran, genangan air saat hujan, aksi kriminalitas,” kata Walikota Palembang Harnojoyo, usai memantau ruang Command Center Lawang Jabo, Senin (18/12).

Lantaran masih terbatas pada enam titik kawasan kota saja, kedepan pengawasan akan sampai pada lorong-lorong pasar, pintu mall dan lainnya. Harnojoyo mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan.

“Nantinya kita akan hubungkan dengan 500 titik kamera CCTV milik kepolisian, kuta sudah koordinasikan dengan kepolisian. Selain itu juga kualitas penajaman CCTV akan dipertajam dan kita akan cari yang lebih canggih,” katanya.

Baca:  Sebar CCTV Dukung Smart City

Saat ini operator yang disiagakan sekitar 12 orang. Lantaran kedepan akan diintegrasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maka operator akan ditambah berasal dari OPD masing-masing. Pusat komando ini mengintegrasikan data OPD di Palembang menjadi satu server dalam cakupan yang besar diantaranya OPD Badan Pengelaan Keuangan Daerah (BPKAD), Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terdatu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan lainnya.

“Data center ini mengintegrasi beberapa OPD yang berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat. Keuntungannya adalah memudahkan mendapatkan data. Kita siapkan operator dari OPD yang berhubungan dengan pelayanann masyarakat itu sehingga misalnya ada yang butuh data tertentu tidak perlu datang ke OPD, cukup kesana,” jelasnya.

Baca:  Genjot Pembangunan Pusat Pengendalian

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang Yanuarpan menambahkan, Command Center Lawang Jabo merupakan implementasi dari Smart City. Lawang Jabo sendiri merupakan bahasa asli Palembang yang artinya Pintu Terluar. Sehingga ditujukan agar pusat komado ini dapat memantau keamanan kota dari segala sisi.

“Ini adalah sistem keamanan terutama menjelang Asian Games. Pemkot dengan sistem ini mengkoneksikan keamanan, kebersihan kota, lalu lintas, dan lainnya. Sistem ini juga terkoneksi dengan handphone walikota. Sehingga dimana pun walikota bisa memantau,” katanya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ribuan Orang Dewasa dan Balita Terjangkit ISPA

Palembang, BP — Musim kemarau dan kabut asap yang melanda Kota Palembang berdampak buruk pada kesehatan. Hingga pekan pertama di bulan ...