Home / Palembang / 22 – 30 Desember Puncak Arus KA

22 – 30 Desember Puncak Arus KA Tiket Kereta Api Sisa 40 Persen Lagi

Suasana penumpang di Stasiun Kereta Api Kertapati, Palembang. (Dokumentasi)

Palembang, BP — Menjelang libur panjang Natal dan tahun Baru 2018, PT Keterta Api Indonesia (KAI) Divre III mempersiapkan 45.934 tiket yang saat ini tinggal 40 pwrsen lagi. KAI memprediksi puncak arus kereta api akan terjadi pada 22-30 Desember.

Humas PT KAI Divre III, Aida Suryanti mengatakan, PT KAI menyiapkan 2.702 tiket perhari untuk dengan total 45.934 tiket selama periode Natal dan Tahun Baru 2018. “Dari total tiket yang disiapkan, 60 persen tiket sudah terjual. Bahkan, dihari-hari tertentu tiketnya sudah habis,” katanya, Senin (18/12).

Jumlah tiket ini dibagi menjadi beberapa pemberangkatan, yakni‎ KA Limeks Sriwijaya relasi Kertapati – Tanjungkarang Pulang Pergi (PP), KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau PP (KA Komersial eksekutif dan bisnis) dan KA kelas Ekonomi yaitu KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang PP, KA Serelo relasi  Kertapati – Lubuklinggau PP‎.

Baca:  Idul Adha, Tiket KA Ekonomi Ludes

KAI memprediksi puncak keramaian pemberangkatan jasa kereta api ini akan terjadi pada 22 hingga 30 Desember 2017. Hal itu terjadi, karena‎ bertepatan dengan libur nasional bagi para pegawai dan liburan sekolah. “Kita prediksi sekitar satu pekan lebih itu yang paling padat, Karen banyak yang sudah mulai libur, anak sekolah, pegawai juga libur cukup panjang,” katanya.

Libur panjang ini, pihaknya menyiapkan posko mulai 22 Desember 2017 hingga 7 Januar 2018. Ia mengatakan, KAI tidak melakukan penambahan gerbong. Untuk‎ meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam perjalanan KA. PT KAI Divre III, menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di sejumlah titik yang rawan akan bencana longsor, amblas dan banjir terutama menjelang arus mudik dan arus balik.

Baca:  Penumpang Kereta Api Meningkat

PT KAI Divre III juga menempatkan petugas tambahan pemeriksa jalan rel ekstra, dan petugas Flying ggang (regu terbang /siaga), dan untuk memberikan rasa nyaman dan aman dari titik awal stasiun keberangkatan sampai stasiun tujuan akhir penumpang.

Selain itu juga, PT KAI Divre III menyiapkan Polsuska dan Security PT KAI untuk selalu siaga mengamankan dan memberikan rasa nyaman bagi penumpang. Untuk menciptakan rasa aman bagi para penumpang, PT KAI Divre III menghimbau agar para penumpang tidak menggunakan perhiasan yang mencolok dan membawa barang yang berlebihan.

Baca:  Penumpang Kereta Api Meningkat

Aida mengatakan, PT KAI Divre III membatasi barang bawaan masing-masing penumpang maksimal 20 kilogram atau ‎ dimensi barang tidak lebih dari 1 meter. “Bila ada kelebihan bagasi, penumpang akan dikenakan biaya angkut tambahan,” jelasnya.

Untuk biaya tambahan ini ialah sebesar Rp 10.000 bagi penumpang kelas eksekutif, Rp 6.000 bagi penumpang kelas bisnis dan ekonomi komersial, serta Rp2000 bagi penumpang kelas ekonomi bersubsidi. “Bagi penumpang yang membawa barang lebih dari 40 kg atau lebih dari 2 meter, maka barang tersebut akan ditolak dan kami sarankan untuk menggunakan jasa ekspedisi,” ujarnya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Gunakan Air Tetangga, Meteran Dibongkar

Palembang, BP — Lantaran mengambil air dari meteran milik tetangga, pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang ini dikenakan ...