Home / Palembang / Waspada Kepunahan Ikan Belida Mengintai

Waspada Kepunahan Ikan Belida Mengintai Kementerian Minta Pemkot Buat Perda SDA Sungai Musi

Walikota Palembang Harnojoyo bersama Dirjen Perikanan Budidaya (PB) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto menebar benih ikan di Sungai Musi, Kamis (14/12).

Palembang, BP — Semakin sulitnya ditemukan ikan belida di perairan Sumatera Selatan dinilai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai warning bagi pemerintah setempat kepunahan ukan yang menjadi bahan utama kuliner khas wong kito ini punah. Sehingga restoking dan budidaya mesti dilakukan.

Dirjen Perikanan Budidaya (PB) KKP Slamet Soebjakto mengatakan, pihaknya prihatin dengan kelangkaan dan hampir punahnya ikan belida. Salah satu untuk menjaga stok populasi kelestarian habitatnya dilakukan restocking. Sebanyak 260 ribu benih ikan dari balai perikanan budi daya air tawar Sungai Gelam Jambi. Diantaranya 240 ribu benih ikan nilem dan 20 ribu ikan baung. Sedangkan 450 ribu benih ikan belida dari perikanan budi daya air tawar Mandi Angin, Kalimantan.

“Jadi nantinya untuk mencukupi kebutuhan ikan belida disini, tidak perlu jauh-jauh lagi, juga untuk tetap mempertahankan ikan belida hidup di perairan Sumsel,” katanya.

Dikatakannya, sudah ada yang berhasil melakukan pembenihan ikan belida seperti di Jambi dan Sukabumi. Karena itu, pihaknya mendorong agar para budidaya ikan juga membudi dayakan ikan belida. Dia meminta kepada pemerintah kota Palembang agar membuat peraturan daerah tentang pengendalian pemeliharaan ikan, khususnya stok ikan diperairan umum agar ekploitasi terbatas sehingga ikan habitat asli tidak punah.

“Kedepan kami meminta pemerintah daerah untuk membuat perda perlundungan Sumber Daya Alam di Sungai Musi, berantas orang tak bertanggung jawab yang mengambil hasil alam sungai dengan cara nakal,” katanya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, agar budidaya ikan ini tetap terjaga, pihaknya rutin menyebar bibit ikan ke Sungai Musi. Hal ini penting dilakukan agar tak terjadi kelangkaan dan kepunahan ikan di Sungai Musi akibat orang-orang tak bertanggung jawab mengambil ikan dengan cara yang tidak benar.

Ia mengatakan, selama ini masyarakat terus mengambil ikan yang ada di Sungai Musi, otomatis populasi ikan yang ada terus berkurang. Maka jika tidak dilakukan kegiatan konservasi ini, ikan-ikan khas air tawar yang ada di Sungai Musi lambat laun akan punah. Pihaknya juga akan menginstruksikan Dinas Perikanan Palembang dan dinas terkait lainnya agar dapat membudidayakan ikan khas Kota Palembang yakni ikan Belido.

“Artinya dengan adanya restocking atau penyebaran benih ini kembali akan membantu menjaga keseimbangan ekosistem yang ada di Sungai Musi,” katanya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Perindo Fogging 250 Rumah di Plaju

Palembang, BP – Rescue Perindo kembali menggelar pengasapan atau fogging gratis di Kota Palembang guna mengatasi berkembangbiaknya nyamuk penyebab demam ...