Home / Headline / Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah 7 Terduga Teroris Ditetapkan Sebagai Tersangka

Terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumsel. BP/SYAIRUL

Palembang, BP–Setelah empat hari melakukan pemeriksaan terhadap 12 terduga teroris di Sumsel yang ditangkap, Minggu (10/12), akhirnya Detasemen Khusus 88 Antiteror menetapkan tujuh diantaranya sebagai tersangka, Rabu (13/12).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara berujar, tiga dari tujuh yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akan dibawa ke Mabes Polri, Kamis (14/12) hari ini.
“Lima terduga yang belum ditetapkan sebagai tersangka bukan berarti akan dibebaskan, namun karena pemeriksaannya yang belum selesai. Mereka masih akan diperiksa di Mako Brimob,” ujarnya.
Namun jenderal bintang dua ini enggan membeberkan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut.
Kapolda pun berujar, tidak menutup kemungkinan masih akan ada terduga teroris lainnya yang akan ditangkap di wilayah Sumsel karena Densus 88 belum selesai melakukan pemeriksaan terhadap terduga yang telah ditangkap.
“Iya betul sekali bisa mungkin bertambah (terduga-red),” ujarnya.
Pada Selasa, (12/12) Mabes Polri mengungkap identitas 12 terduga teroris yang ditangkap di tiga wilayah di Sumsel, Minggu (10/12).
Mereka yakni Abdul Kadir alias Yazid alias Abu Ibrahim yang ditangkap di rumahnya di Desa Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. Yazid terlibat dalam kasus Jamaah Anshori Khilafah (JAK) yang ikut pelatihan di Bukit Gemah Kampar, Riau. Yazid turut merencanakan amaliyah di Riau dan ikut latihan menembak dengan kelompok JAK di Jambi dan masuk dalam daftar buron.
Kedua yakni Imron alias Abu Hasan yang ditangkap di rumahnya di Jalan Kramat Raya, Perum Graha Elok Persada, Talang Keramat, Banyuasin. Keterlibatannya serupa dengan Yazid dan membantu menyembunyikan buronan teroris.
Kemudian Suwarto alias Abu Jakfar alias Fajar ditangkap di Jalan Desa Lecah Lubai Ulu Kab. Muara Enim. Keterlibatannya serupa dengan Imron. Lalu Sugianto alias Abu Faris, Solihin, Zulkarnain alias Zul alias Zengki, Jafar Saputra alias Fajar, dan Budiman.
Kemudian yang kesembilan, Irfa`i, lalu Zakri alias Mang Zakri, Abdul Majid alias Majid, serta Slamet Widodo alias Slamet. #idz
Baca:  Doktrin ABG Jadi 'Pengantin', Targetkan Serang Mapolres OKU dan Mako Brimob Depok
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

KPU Sumsel Serahkan Salinan SK Penetapan Gubernur Terpilih ke DPRD Sumsel

Palembang, BP Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi menyerahkan salinan Surat Keputusan (SK) Penetapan Gubernur dan Wakil ...