Home / Headline / Doktrin ABG Jadi ‘Pengantin’, Targetkan Serang Mapolres OKU dan Mako Brimob Depok

Doktrin ABG Jadi ‘Pengantin’, Targetkan Serang Mapolres OKU dan Mako Brimob Depok

Rumah tempat terduga teroris Jafar Saputra alias Fajar dan empat orang lainnya dibina sebagai calon ‘pengantin’ amaliyah.

Palembang, BP–Komplotan teroris yang bermarkas di Jalan SP 1, Trans Barito, Desa Lubai Persada, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muaraenim pimpinan Solihin menargetkan Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sebagai sasaran mereka.

Solihin sebagai pemilik pengajian di markas teroris tersebut, mempersiapkan Jafar Saputra alias Fajar (15), warga Kecamatan Lubai Ulu, Muaraenim dan empat orang lainnya sebagai ‘pengantin’ amaliyah tersebut.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, dalam penggerebekan yang dilakukan Densus 88 Antiteror di kediaman Solihin, Minggu (10/12) lalu, aparat tidak menemukan senjata api, namun ditemukan busur, panah, serta bahan peledak yang hendak digunakan untuk menyerang Mapolres OKU.

Baca:  6 Bulan Solihin Dirikan Kamp ISIS di Sumsel

“Mereka menggunakan panah dan busur yang terbuat dari bambu. Namun mata panahnya dilengkapi bahan peledak,” ujar Kapolda.

Zulkarnain menjelaskan, Fajar diketahui hanya mengenyam pendidikan hingga kelas 3 sekolah dasar. Sehingga doktrin radikal yang ditanamkan di pengajian Solihin tersebut sangat berakar di otaknya.

“Dia dijanjikan akan masuk surga dan bertemu dengan tujuh bidadari berparas cantik bila menjadi pengantin amaliyah tersebut,” tambahnya.

Selain menargetkan Mapolres OKU, Solihin sebagai pimpinan pondok pesantren yang diketahui berafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulay (JAD) pun menargetkan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, yang berada di Kota Depok, Jawa Barat. JAD diketahui telah berbaiat kepada kelompok teroris internasional ISIS.

Baca:  12 Teroris Disisir Dalam Sehari dari 4 Kabupaten Sumsel

Di pondok pesantren yang dipimpinnya, Solihin yang diketahui memang sudah menjadi buronan Densus 88 sejak beberapa tahun lalu, juga menyiapkan sarana latihan fisik dan memanah bagi para jamaahnya untuk persiapan amaliyah.

Solihin menggerakkan dan mempublikasikan kepada para pendukung Daullah di Indonesia untuk bergabung membuat komplek pemukiman atau kamp khusus seperti yang dilakukannya di Muaraenim.

Baca:  Teroris di Sumsel Berpotensi Bertambah

Selain Fajar, diketahui empat orang calon pengantin lainnya yang hendak melakukan amaliyah sebagai martir ke Mapolres OKU yakni Irfa`i, warga Desa Sakenang, Tanjung Jaya Kecamatan Buai Pemaca, Kabupaten OKI.

Lalu Zakri alias Mang Zakri, warga Dusun Talang Suka Maju, Desa Tanjung Durian, Kabupaten OKU Selatan. Kemudian Abdul Majid alias Majid, warga Desa Suban Geriji, Kecamatan Rambang Dangku, Muaraenim serta Slamet Widodo alias Slamet, warga SP 1 Lubai Persada, Kecamatan Lubai Ulu, Muaraenim.

“Saat ini delapan dari 12 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tiga diantaranya akan dikirim ke Mabes Polri untuk pemeriksaan intensif besok (hari ini- red). Yang lainnya masih diperiksa di Mako Brimob Polda Sumsel,” jelas Kapolda. # idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

20 Orang Lolos Test CAT Dan Psikologi

Palembang, BP Tim seleksi (Timsel) anggota Bawaslu provinsi Sumsel penambahan yang terdiri dari Ketua , Prof Dr Kasinyo Harto, , ...