Home / Hukum / 6 Pria Asal Palembang Dilaporkan Hilang di Jawa Barat

6 Pria Asal Palembang Dilaporkan Hilang di Jawa Barat

Palembang, BP–Sebanyak enam pria asal Palembang dilaporkanmenghilang di Jawa Barat selama tiga bulan, sejak 14 September lalu.

Keenamnya yakni Aditya Wiratama (20), Muhamad Ihsan (29), Kevin Kenzona Pratama alias Agam (19), M Ali Topan alias Topan (33).

Kemudian Dian Wahyudi alias Cekok (27) dan Aat Hadi Yatna (24), warga Jalan Harapan Jaya l, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Musdi Karyanto (53), ayah dari Aditya, mengatakan, Aditya dan lima temannya berangkat dari Palembang pada 6 September menggunakan pesawat.

Mereka mampir ke rumah salah seorang saudara di Kota Tangerang. Di sini mereka meminjam dua sepeda motor, Jupiter MX dengan dan Honda Vario.

Baca:  Hilang Empat Hari Bocah SD Ditemukan

Menggunakan dua sepeda motor dan bus, keenam korban jalan-jalan ke Kota Bandung, Cirebon, Jawa Barat dan Pemalang, Jawa Tengah.

Selanjutnya pada 13 September, mereka berangkat ke Lampegan, Sukaregang, Kabupaten Garut dengan maksud berziarah.

Mereka berboncengan tiga motor dari Cirebon ke Garut. Di Garut, mereka menginap satu malam di rumah Aji, pengusaha pengolahan kulit, asal Palembang.

Ali Topan sempat menelepon istrinya yang berada di Palembang dan mengabarkan bahwa saat itu mereka berada di Garut.

“Keesokan harinya, Adit dan kawan-kawannya pamit pulang. Sejak saat itu jejak enam orang ini hilang. Keluarga telah berusaha menghubungi, tapi semua nomor tidak ada yang aktif,” kata Musdi, Senin (11/12).

Baca:  Pamit Sekolah, Bocah SD Malah Menghilang

Sebulan berlalu, Oktober 2017, ujar Musdi, keluarga makin cemas karena Adit dan kawan-kawan tak juga ada kabar. Selanjutnya, Syarifudin (62), kakek dari Kevin Kenzona Pratama alias Agam datang ke Garut untuk mencari informasi tapi nihil.

Kemudian Syarifudin melaporkan kehilangan ke Polda Jabar pada 28 Oktober. Namun sampai November, belum ada hasil.

Bahkan tiga motor yang digunakan enam korban, Jupiter MX, Honda Vario, dan N-Max tak diketahui keberadaannya. “November lalu saya datang ke Polda Jabar untuk menanyakan perkembangan kasus ini,” ujar Musdi.

Baca:  Gadis Hilang Terbawa Arus Sungai Musi

Karena tak kunjung ada kabar hingga saat ini, kemarin Musdi kembali ke Bandung dengan ditemani Feriansyah (23), sepupu Adit.

Rencananya, setelah ke Polda Jabar untuk menanyakan hasil penelusuran polisi terhadap enam korban, Musdi dan Feri akan ke Garut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, benar pihaknya telah menerima laporan dari salah satu keluarga korban.

Selanjutnya, Polda Jabar telah menyebarkan laporan kehilangan tersebut ke Polres dan Polsek jajaran, terutama di Kabupaten Garut, lokasi terakhir enam korban.

“Kepolisian masih berusaha menelusuri dan berupaya menemukan korban,” kata Yusri, Senin (11/12). # ris

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pelapor Kasus Korupsi Dapat Hadiah dan Perlindungan

Jakarta, BP–Anggota MPR Arsul Sani mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 Tahun 2018 yang mengatur pelapor kasus korupsi dan suap ...