Home / Headline / 12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel

12 Teroris Berencana Serang Kantor Polisi di Sumsel Terindikasi Jamaah Abu Bakar Baasyir

Terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumsel. BP/SYAIRUL

Palembang, BP–Sebanyak 12 terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Minggu (10/12) lalu masih menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumsel hingga Selasa (12/12).

Namun sampai dua hari sejak penangkapan, belum ada satu pun dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Slamet Widodo mengatakan, 12 terduga teroris tersebut, 10 di antaranya ditangkap di tempat yang sama di Kabupaten Muaraenim, tepatnya di Desa Lecah, Kecamatan Lubay Ulu, Kabupaten Muaraenim. Sementara satu ditangkap di Ogan Ilir, dan satu lagi di Banyuasin.

Baca:  Inilah Identitas dan Keterlibatan 12 Terduga Teroris Sumsel

“Dari hasil pemeriksaan sementara, para terduga teroris berencana melakukan penyerangan ke kantor polisi di wilayah hukum Sumsel,” ujarnya, Selasa (12/2).

Dari 12 yang diamankan, dirinya menuturkan, terduga teroris tersebut paling muda berusia 15 tahun dan paling tua berusia 35 tahun. Mereka terindikasi tergabung dalam jaringan teroris Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Abu Bakar Baasyir dan jaringan Jamaah Ansharut Khilafah (JAK).

Baca:  Densus 88 Masih Buru Buronan Terduga Teroris di Sumsel

“Untuk barang bukti yang diamankan, masih menjadi materi penyidikan dan tengah dilakukan pengembangan,” tambahnya.

Slamet mengatakan, seluruh teroris tidak memiliki hubungan kekeluargaan. Namun mereka terkumpul dalam satu pengajian, yang diduga berada di Muaraenim, tempat ditangkapnya 10 terduga teroris.

“Seluruh yang diamankan berpotensi dijadikan tersangka, namun hingga saat ini masih pemeriksaan. Bila jadi tersangka, kemungkinan mereka akan dijerat UU terorisme,” jelasnya.

Baca:  Satu Pelaku Teroris Anak-Anak Di Serahkan Ke KPAI

Dari informasi yang dihimpun, lima dari 12 terduga teroris telah diketahui identitasnya. Yakni Suwarto alias Abu Jakfar, warga Jalan Lapangan Kerikil, Kampung Sukadamai, RT73/14, Kelurahan Kebun Bungan, Kecamatan Sukarami.

Lalu Imron Alias Abu Hasan, warga Komplek Graha Persada 4, RT22 Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Kemudian Abdul Qodir alias Yazid dan Muhammad Suriadi warga Desa Pulaiu Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Serta S alias Abu Faris, yang ditangkap bersamaan dengan Abu Jakfar. #idz

 

 

x

Jangan Lewatkan

Raperda PSG Masuk Prolegda

Palembang, BP Terkait anggaran sekolah gratis tahun depan dan raperda Program Sekolah Gratis (PSG) , Sekretaris Komisi V DPRD Sumatera ...