Home / Hukum / Densus 88 Ringkus Dua Terduga Pemasok Senjata ke Kelompok Teroris di Ogan Ilir

Densus 88 Ringkus Dua Terduga Pemasok Senjata ke Kelompok Teroris di Ogan Ilir

Abdul Kodir alias Yazid saat diamankan.

Palembang, BP–Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (10/12) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Berdasarkan informasi, enam anggota Densus 88 Antiteror melakukan penangkapan terduga teroris di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Dua terduga teroris yakni Abdul Kodir alias Yazid (29), warga Gang Seroja, Dusun 5, serta Muhamad Suryadi (27), warga Dusun 2,  Desa Pulau Semambu, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan penangkapan tersebut. Zulkarnain menjelaskan, kedua pria yang diamankan tersebut diduga berperan sebagai pemasok senjata kelompok teroris Asep yang telah diringkus pada 2016 lalu di
Kabupaten OKU Selatan.
“Dua terduga teroris dibawa ke Mako Brimob untuk dilakukan pemeriksaan dan dilakukan pengembangan,” ujarnya.
Zulkarnain mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila ada warga sekitar yang menyendiri dan tidak bersosialisasi dengan warga lain.
“Karena terduga teroris yang ditangkap ini seperti itu, tidak  bersosialisasi dengan masyarakat,”  jelasnya.
Berdasarkan pantauan di Mako Brimob pada pukul 22.00, Minggu (20/12) malam, kondisi sepi dan tidak terlihat ada aktifitas di luar ruangan. Namun awak media pun tidak diperbolehkan masuk ke dalam kompleks Mako oleh petugas penjagaan.
Berdasarkan informasi, kedua teroris masih berada di Mako Brimob untuk diperiksa dan belum diketahui akan dibawa ke Mabes Polri atau tidak. #idz
Baca:  Inilah Identitas dan Keterlibatan 12 Terduga Teroris Sumsel
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Fluktuasi Harga Premium Bukan Pelanggaran Konstitusi

Jakarta, BP–Anggota MPR Satya W Yudha mengatakan, mengumumkan kenaikan harga premium yang kemudian dianulir Presiden dengan membatalkan kenaikan BBM jenis ...