Home / Headline / Petani Tewas Ditembak Pencuri

Petani Tewas Ditembak Pencuri

Muarabeliti, BP–Diduga memergoki aksi pencurian, Koni (49) tewas dengan luka tembak di dada dan luka bacok di kepala.

Peristiwa yang dialami petani yang tinggal di Pal 10, Dusun Suka Cinta, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jaya Loka, Kabupaten Musirawas (Mura) ini terjadi di persawahan milik Kancil tak jauh dari rumahnya, Jumat (8/12) malam.

Kejadian berawal sekitar pukul 21.00 saat korban bersama dengan anaknya, Tan (9) berangkat dari rumah dengan berjalan kaki sekitar dua kilometer menuju lokasi kejadian.

Baca:  Enggek Tewas Ditembak Polisi

Saat itu korban dan anaknya hendak menginap di pondok ladang garapan sawah milik bos korban untuk mengintai pelaku pencurian di lahan yang digarap nya tersebut.

Karena beberapa pekan terakhir telah terjadi pencurian seng di sekitar pondok. Sehingga untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut korban berniat bermalam di pondok.

Diduga malam itu korban memergoki pelaku yang akan melakukan pencurian kembali, karena dipergoki korban, pelaku melakukan perlawanan.

Sehingga korban dan pelaku sempat terlibat pertikaian dan membuat korban mengalami luka bacok pada bagian kepala dan pelaku juga menembak dada korban.

Baca:  Perampok Tembak Polisi Saat Disergap

Peristiwa itu baru terungkap setelah keesokan harinya, Sabtu (9/12), istri korban, Yeni pergi ladang bermaksud mengantar sarapan untuk korban.

Namun saat itu Yeni menyaksikan tubuh suaminya telah tak bernyawa dengan kondisi terkapar bersimbah darah di dekat pondok. Sedangkan putranya, hanya dapat terduduk diam menunggu korban dalam kondisi trauma.

Semua itu diduga karena saksi Tan melihat langsung kejadian yang membuat ayahnya meninggal dunia.

Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Baca:  Residivis Kambuhan Kembali Bobol Rumah

Serta selain telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit setempat untuk dilakukan visum.

Pihaknya juga sudah mendatangi rumah duka untuk memberikan santunan kepada Istri korban serta memberikan arahan agar kelurga yang ditinggalkan bersabar.

“Untuk saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan dan pelaku juga sedang dalam penyegaran. Diimbau agar pelaku sebaiknya segera menyerahkan diri,” tandasnya. #wan

 

 

x

Jangan Lewatkan

Raperda PSG Masuk Prolegda

Palembang, BP Terkait anggaran sekolah gratis tahun depan dan raperda Program Sekolah Gratis (PSG) , Sekretaris Komisi V DPRD Sumatera ...