Home / Sumsel / Ogan Ilir / Lebung Inderalaya Utara ‘Habis Terjual’

Lebung Inderalaya Utara ‘Habis Terjual’

Jamhuri

Inderalaya, BP — Meski hanya satu hari melaksanakan lelang lebak lebung, namun 10 objek lebak di Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI) “habis terjual”. Akibatnya pad pemerintah kabupaten dari kecamatan tersebut meningkat dari tahun sebelumnya hanya Rp43juta naik menjadi Rp51 juta.

Hal tersebut dikatakan Camat Inderalaya Utara Jamhuri Ssos kemarin kepada BeritaPagi. Menurutnya dari 10 objek lebak lebung di kecamatan yang dipimpinnya terletak 5 objek di Desa Tanjung Pering dan 5 objek di Desa Tanjung Baru.

Baca:  Ratusan Masyarakat Padati Acara Senam Sehat dan Pelantikan Pengurus DPC Demokrat OI

“Kalau sampai kemarin baru 9objek sisanya 1objek di Desa Tanjung Pering belum terjual namun besok akan terjual karena sudh ada yang membelinya, jadi total uang yang masuk kas daerah Rp 51juta belum termasuk 1objek tadi. Kalau harga lelang per objek ada yang Rp3juta sampai Rp8juta tergantung luasan lebaknya dan prediksi isi ikan. Jadi tahap kedua lelang semuanya pasti laku, “kata Jamhuri Ssos kemarin kepada BeritaPagi

Iapun berharap hasil dari lelang lebak lebung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan pad desa, yang berujung pada peningkatan pad kabupaten

Baca:  Kopdarnas "Teluk Seruo" Diikuti 17 Provinsi dan 3 Negara

Kabid Perikanan Tangkap DR Hasan Hery Spt Msi dan Kasi Pengelolaan Sumber Daya Perikanan (PSDP) Siti Banjar Kaswari Spi, menjelaskan sebelumnya perbedaan sistem pelaksanaan lelang antaralain objek yang dilelang seluruh lebak, lapak, sungai, semua lebung baik lebung alam, buatan maupun lebung bekas galian pembangunan, dengan dihapusnya retribusi lebung waris tidak ada hak perorangan atau kelompok terhadap lebung waris semuanya menjadi bagian objek yang dilelangkan

Baca:  Pemuda Kecamatan Tanjungraja Dilatih Peningkatan Kapasitas Organisasi

“Lelang tahap kedua masih ada, pelaksana lelang petugas desa/kelurahan pemilik objek jadi dari pendaftaran hingga pelaksanaan lelang dilakukan tim pelaksana desa/kelurahan, harga standar objek lelang berasal dari usulan desa yang langsung ditetapkan dalam keputusan kadis perikanan, bupati. objek tidak laku setelah dua kali lelang maka objek tersebut dinyatakan tidak laku dan tidak dijual serta dijadikan suaka perikanan diawasi oleh tim pelaksana desa/kelurahan dibantu pokmaswas setempat,”ujarnya. #hen

 

x

Jangan Lewatkan

Urine Positif Sabu, Penjaga Malam Diciduk

Inderalaya, BP — Lagi,  anggota kepolisian makin aktif dalam pemberantasan penyebaran narkoba dan penanggulangan kejahatan jalanan, kali ini jajaran Polsek Pemulutan ...