Home / Palembang / Lampu Di Jalur LRT 55 Watt

Lampu Di Jalur LRT 55 Watt

Kasi Lampu Jalan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dedi Suprianto

Palembang, BP — Lampu jalan dari Bandara Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II hingga Jakabaring yang dicabut untuk jalur pembangunan Light Rail Transit (LRT) akan digantikan oleh pihak pembangun PT Waskita Karya dengan kapasitas penerangan 55 watt.

Menurut Kasi Lampu Jalan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dedi Suprianto mengatakan, jalan di sepanjang jalur LRT dipastikan terang benderang. Sebab, jarak antara satu tiang ke tiang listrik cukup berdekatan. Sebelumnya jarak satu tiang lampu ke tiang lampu lainnya adalah sekitar 50 meter, namun untuk di bawah LRT ini, tiang lampu hanya berjarak 30 meter.

Baca:  Lampu Jalan Dicabut Selama Pembangunan LRT

“Jadi cukup dekat jaraknya. Dengan demikian juga dipastikan, jumlah tiang lampu yang didirikan jauh lebih banyak dibandingkan sebelum adanya pembangunan LRT,” katanya, Senin (4/12).

Dedi mengatakan, selain memiliki jarak yang cukup dekat, tiang lampu ini juga memiliki tinggi sekitar 7 meter sehingga dengan kekuatan lampu sekitar 55 watt, otomatis dapat memberikan cahaya yang cukup untuk luas jalan protokol sekitar 6 sampai 7 meter.

“Kapasitas penerangan 55 watt itu sudah cukup tapi masih dibahas. Kalau yang lama itu tinggi tiang lampunya sekitar 12 meter, ini lebih rendah, sehingga cahayanya bisa sampai ke ujung jalan,” katanya.

Baca:  Studi Penerangan Jalan

Proses pemasangan lampu tengah dilakukan PT Waskita Karya terutama di jalur yang pengerjaannya sudah selesai. “Secara bertahap dikerjakan terutama di zona yang sudah tidak ada pekerjaan lagi, mulai didirikan tiang lampunya, kalau yang masih ada pekerjaan ya ditunda dulu,” katanya.

Meski telah dipasang tiang-tiang lampu yang mana satu tiang memiliki dua titik lampu ini, namun belum dipastikan jenis lampu apa yang nantinya dipasang di tiang lampu tersebut. Pasalnya, Pemkot masih menunggu legalitas dan kelayakan atas lampu yang nantinya digunakan.

Baca:  DPJPP Siapkan 4.000 Lampu Terangi Jalan dan Pemukiman Warga

“Misal jenis lampu A ini terangnya berapa jauh, cukup tidak untuk menerangi jalan. Itu masih dirapatkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurutnya, lampu jalan yang dibongkar saat pertama pembangunan LRT dilakukan, lampu jalan pun dapat dimanfaatkan kembali. Dengan penambahan beberapa tiang listrik yang baru, pihaknya memasang tiang listrik tersebut di kawasan Jalan Noerdin Pandji. Setidaknya 347 lampu dipasang dikawasan tersebut.

“Sekitar 170 tiang yang dipasang disana. Yang dipasang itu ada bekas yang pembongkaran di jalur LRT ini. Jadi kita hanya tinggal mengeluarkan biaya upah dan kabelnya saja. Itu kalau tidak salah dilelangkan tahun 2016,” katanya.‎ #pit

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Koperasi Tinggal Papan Nama

Palembang, BP — Pertumbuhan koperasi di Kota Palembang terbilang cukup signifikan terutama yang dibentuk oleh masyarakat. Dari total 1082 hampir setengahnya ...