Home / Headline / Bacok Ayah Sedang Tidur

Bacok Ayah Sedang Tidur

Tersangka Emong menjalani pemeriksaan di Mapolresta Palembang.

Palembang, BP–Kesal karena sering dimarahi, membuat Emong (22) gelap mata dan membacok punggung ayahnya, Joni Edi Suryono (35) ketika sedang tidur.

Akibat perbuatannya, warga Jalan Jaya  Laksana, Kelurahan 3 Ulu, Kecamatan SU I Palembang dibekuk Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang dari kediamannya, Rabu (29/11).

Ketika menjalani pemeriksaan, Emong mengatakan, ayahnya sering marah karena ia tidak memiliki pekerjaan dan sering meminta uang. “Awalnya hanya ibu, lama kelamaan ayah juga ikut-ikutan marah. Jadi saya kesal,” tuturnya kepada petugas.

Baca:  Bacok Sopir Bentor, Penjual Gorengan Ditangkap

Ia menjelaskan, melihat korban sedang tidur, ia mengambil sebilah pedang dan langsung melepaskan bacokan ke arah punggung korban. “Saya bacok dengan pedang tumpul, dua kali. Setelah itu langsung kabur dan tidak tahu keadaannya bagaimana,” jelasnya.

Setelah melarikan diri beberapa waktu, ia kembali ke rumah. Namun, keadaan di rumah nya seperti biasa saja. “Tidak ada yang marah saat pulang. Saya tidak tahu kalau dilaporkan ke polisi,” tuturnya.

Baca:  Cabut Pistol Setelah Dibacok dari Belakang

Tak hanya itu berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, tersangka Emong terlibat aksi pencurian tiga buah tabung gas LPG di Jalan Tembok Batu, Kecamatan Plaju, Palembang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Yon Edi Winara mengatakan penangkapan tersangka berawal dari pihaknya menerima laporan korban. Setelah dilakukan pengembangan diketahui tersangka juga terlibat tindak pidana lainnya.

Baca:  Pembacok Paman Ditangkap Saat Melamar Kerja

“Saat ini tersangka sudah diamankan. Selanjutnya akan kita lakukan pengembangan, karena diduga masih ada aksi kejahatan lain yang dilakukan tersangka,” tandasnya. # idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penjual Anak Dituntut 3 Tahun Penjara

Palembang, BP–Fatima alias Yanti (47), terdakwa penjualan anak dituntut tiga tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (23/5). ...