Home / Bisnis / Mandiri Dorong Transformasi Digital e-Money Hingga Kantin Sekolah di Kota Palembang

Mandiri Dorong Transformasi Digital e-Money Hingga Kantin Sekolah di Kota Palembang

CEO Bank Mandiri Regional II Sumatera 2 Aribowo bersama Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo melakukan transaksi e-money di kantin SMA N 1 Palembang, Kamis (30/11).

Palembang, BP–Mengedepankan edukasi kepada garda terdepan generasi milenial yakni pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), Bank Mandiri Region II Sumatera 2 secara serentak memperkenalkan digital transaction banking melalui uang elektronik atau e-money hingga ke kantin sekolah di Kota Palembang.

Enam sekolah di Palembang menjadi pilot project bank pelat merah ini dalam memperkenalkan instrumen non tunai (less cash society), sehingga terbiasa dengan transaksi non tunai dalam kehidupan sehari-hari. Menyusul setelah SMA N 1, ada sekolah-sekolah lain yang dibidik di Kota Palembang.

CEO Regional Bank Mandiri Sumatera 2 Aribowo mengatakan, dengan menggunakan e-money, transaksi sang anak bisa dipantau, uang jajan tinggal ditop-up melalui Mandiri Online.

“Fokus kami sebenarnya bukan seberapa besar transaksi di kantin sekolah, paling penting adalah pelajar teredukasi, merasakan kenyamanan dan kemudahan, kemudian informasi ini bisa diserap untuk diinformasikan ke orang-orang terdekat, agar menggunakan uang elektronik,” kata Ari di SMA Negeri 1 Palembang.

Dikatakan, Bank Mandiri bersama Dinas Pendidikan Sumatera Selatan sama-sama ingin mendorong program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) pada sektor pendidikan, agar program ini bisa dengan mudah disosialisasikan.

“Pelajar zaman sekarang ini, mereka sudah banyak yang paham tentang digital transaction, sudah bisa belanja online. Nah dengan semakim dekatnya teknologi, kami ingin ikut andil, mendorong agar generasi muda ini, paham, mengaplikasikan serta mengajak masyarakat lainnya terhadap GNNT ini,” kata Ari.

Siswa SMA Negeri 1 Palembang melakukan transaksi kartu e-money Bank Mandiri

Tidak hanya transaksi di sekolah, e-money ini juga bisa digunakan untuk membayar parkir, membeli bahan bakar di SPBU, merchat supermarket, mini market, foodcourt, hingga transaksi di pintu tol.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo mengatakan sangat mendukung program Bank Mandiri terhadap GNNT. Pihaknya pun menantang Bank Mandiri dan bank lainnya untuk terlibat maksimal di semua sekolah di Palembang.

“Kami berharap semua sekolah sudah menerapkan transaksi e-money, program ini sangat memudahkan pelajar terutama peran orangtua mengawasi transaksi-transaksi yang dilakukan anaknya,” katanya. #ren

x

Jangan Lewatkan

Lomba Roket Air Di SMANTA

Palembang, BP Pelaksanaan lomba roket air SMA Negeri 3 Unggulan Palembang (SMANTA) berjalan dengan lancar dan sukses, Sabtu (16/12). Ekstrakurikuler ...