Home / Headline / Begal Motor Dipaksa Duduk di Kursi Roda

Begal Motor Dipaksa Duduk di Kursi Roda

Tersangka Neru dengan luka tembak di kaki kiri diamankan di Mapolsek SU I Palembang, Selasa (28/11).

Palembang, BP–Akibat satu butir timah panas bersarang di kakinya, membuat Neru (20), buronan kasus begal sepeda motor terpaksa duduk di kursi roda.

       Tindakan tegas tersebut terpaksa diberikan anggota Unit Reskrim Polsek SU I Palembang karena pelaku yang selama ini telah menjadi target operasi berusaha kabur saat disergap.

Baca:  Buron 3 Tahun, Begal Ditembak Polisi

Bahkan ketika dilakukan penyergapan di dekat Rumah Makan Palapa, Jalan A Yani, warga Jalan Semeru, Lorong Akil, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan SU I ini diduga kembali hendak beraksi.

“Selama ini tersangka sudah menjadi target operasi kita. Namun saat disergap, pelaku berusaha kabur, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas,” ujar Kapolsek SU I Palembang Kompol Mayestika melalui Kanit Reskrim Ipda Alkap, Selasa (28/11).

Baca:  Polisi Hentikan Aksi Begal Bertopeng Dengan Timah Panas

Hasil pemeriksaan sementara, Alkap melanjutkan, dalam melancarkan aksi tersebut, pelaku tidak sendiri, melainkan beraksi bersama dua rekannya yang kini masih dalam pengejaran.

“Identitas dua pelaku lain sudah dikantungi dan saat ini masih dalam pengejaran. Sedangkan tersangka Neru masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Alkap menambahkan, bersama tersangka pihaknya juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio J serta tersangka juga akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan.

Baca:  4 ABG Terlibat Aksi Begal, Modus-pura-pura Jadi Korban

Sedangkan tersangka Neru mengaku, saat beraksi ia hanya bertugas memantau
lokasi dan rekannya yang lain bertugas mengeksekusi kendaraan yang menjadi sasaran dengan kunci T.

“Sudah tiga kali, dua motor di daerah Semeru dan satu dapat di Lorong Sawah. motor itu kami jual di Talang Kelapa dan tiap motor saya dapat bagian Rp400.000,” ucap Neru yang mengaku uang yang didapat dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. # idz

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penjual Anak Dituntut 3 Tahun Penjara

Palembang, BP–Fatima alias Yanti (47), terdakwa penjualan anak dituntut tiga tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (23/5). ...