Home / Headline / Bawaslu Sumsel Segera Bentuk Sentra Gakkumdu

Bawaslu Sumsel Segera Bentuk Sentra Gakkumdu

BP/IST
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Prosinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan rapat koordinasi persiapan pembentukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu atau Sentra Gakkumdu pada Minggu (26/11) di Hotel Excelton Palembang.

Palembang, BP
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Prosinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan rapat koordinasi persiapan pembentukan Sentra Penegakan Hukum Terpadu atau Sentra Gakkumdu pada Minggu (26/11) di Hotel Excelton Palembang.
Hadir pada acara tersebut Ketua Bawaslu RI Abhan, SH, Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel Junadi dan anggota Bawaslu Sumsel lainnya serta turut hadir dari para ketua dan panwaslu sekabupaten/kota se Sumatera Selatan, para Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres dalam jajaran Polda Sumsel , para Kasi Pidum, Kasi Intel di jajaran Kajati Provinsi Sumsel, dan para Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol se-Sumsel, para Kasat Pol PP se-Sumsel.
Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel, Junaidi mengatakan,  ini merupakan acara pertama Bawaslu masa jabatannya mengundang pihak luar, dari kepolisian, kejaksaan, Pol PP, dan Kesbangpol yang dalam kapasitasnya agak besar. Sebelumnya, bawaslu telah melakukan kegiatan pelantikan panwascam se-Sumsel.
Kerja sama Pengawas Pemilu, Kepolisian, dan Kejaksaan dalam wadah Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk menangani pelanggaran pidana Pemilu harus dikuatkan. Kualitas individu personil di masing-masing institusi pun harus ditingkatkan.
Menurut Junaidi, Bawaslu mempunyai tugas pencegahan dan penindakan terkait penyelenggaran pemilu.
“Bawaslu mengawasi proses pemilu dari hilir sampai ke hulu, sosialisasi kita utamakan, pencegahan kita utamakan, pengawasan juga kita utamakan. Tetapi di samping itu, yang lebih penting, yang membuat kita terkaget-kaget adalah ada fungsi penindakan.” ujar Junaidi.
Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Abhan menambahkan,  jajaran pengawasan pemilu akan mempunyai tugas besar yaitu mengawal demokrasi di Pilkada Serentak 2018 mendatang, serta pemilu legislattif dan Pilpres 2019.
“Untuk itu kami berharap bahwa, komitmen dari jajaran pengawas pemilu di Sumatera Selatan betul-betul menjaga integritas dalam pengawasan pemilukada maupun pemilu nasional 2018,” katanya .
Menurutnya,  rapat koordinasi secara internal yang bertujuan untuk memantapkan kesiapan para petugas, peningkatan kapasitas agar selalu berkoordinasi, ketika nanti ada dugaan pidana pemilu langsung bisa bertindak. Saat ini tahapan sudah berjalan, kemungkinan potensi pelanggaran pemilu ada. Misalnya, dalam pencalonan perseorangan ada dugaan dukungan palsu.
Ketika sudah masuk ranah pidana, panwas masih punya tanggung jawab untuk melakukan pengawasan pengumpulan bukti awal. nanti setelah ditentukan oleh sentra gakumdu unsur pidana terbukti, maka proses penyidikanya yang melakukan penyidikan adalah polisi. Ketika penyidikan sudah selesai dan berkas sudah lengkap atau P21, dan yang akan melakukan penuntutan ke pengadilan adalah jaksa.
Mantan Ketua Bawaslu Jawa Tengah periode 2012-2017 ini berharap,  semoga stakeholder yang mengikuti rapat koordinasi sampai hari Selasa, 28 November 2017 mendatang bisa bersinergi dengan baik, sehingga penanganan pelanggaran pilkada bisa diselesaikan dengan baik. Dirinya juga bisa berharap peserta bisa mengikuti materi secara maksimal.
Dirinya juga mengaku optimis, dengan adanya Sentra Gakkumdu ini bisa meminimalisir pelanggaran-pelanggaran pilkada serentak 2018 maupun Pilpres 2019 mendatang.
“Untuk tahap awal ini, Bawaslu sudah melakukan strategi pencegahan seoptimal mungkin. Tetapi jika pencegahan sudah dilakukan secara maksimal, sosialisasi sudah dilakukan kok masih muncul ada pelanggaran, maka kita akan tegakkan aturan” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jumputan Gambo Muba Mulai Mendunia

Perth, Australia, BP–Kain khas karya anak putra Banyuasin yakni Jumputan Gambo Muba terus gencar diperkenalkan ke dunia dan kini telah ...