Home / Pendidikan / Enam Guru Berprestasi Masuk Zona III

Enam Guru Berprestasi Masuk Zona III

GURU: Puluhan guru baik PNS maupun Non PNS saat mengikuti lomba guru berprestasi di Auditorium Mansapa, Minggu (26/11).

Palembang, BP– Setelah menjalani proses kompetisi yang cukup kempetitif, akhirnya sebanyak enam guru masuk zona III dalam lomba guru berprestasi 2017 zona III. Keenam guru tersebut kembali akan berkompetisi ke zona Palembang.
Adapun enam guru yang  lolos dalam seleksi tahap 1 untuk zona 3 yaitu Amalia, Titik Khusnuniyati, Zainab, Nurlela Apriani, Eva Irsyadah, dan Andi Ismail dalam kompetisi yang digelar di Auditorium Madrasah Aliyah Negeri Satu Palembang (Mansapa), Sabtu (26/11).
“Ya, ini merupakan agenda tahunan dan Mansapa masuk dalam zona III. Mereka yang terpilih nantinya akan kembali berkompetisi di zona Palembang,” ujar Kepala Mansapa Rusmala Dewi saat membuka kompetisi Lomba Guru Berprestasi Zona III.
Lanjut Rusmala bahwa pada kompetisi ini tak hanya guru PNS yang mengikuti akan tetapi juga para guru honor bahkan para KKM Mansapa. Apapun hasilnya diharapkan tidak mengurangi rasa semangat dalam loyalitas kerja, tetapi menjadi satu pecutan baru agar lebih baik kedepannya.
“Dan ini salah satu bentuk apresiasi kami sebagai guru dalam menyambut Hari Guru Nasional setiap tanggal 25 November,”jelasnya.
Kompetisi ini dikatakan Rusmala merupakan program pemerintah kota Palembang bekerja sama dengan Indonesian Creative Award (ICA) guna menjalin guru madrasah berprestasi. Dan diwacanakan Walikota Palembang menyediakan hadiah Utama Umrah, Uang Pembinaan dan Award.
Kriteria guru yang berprestasi sendiri adalah guru yang memiliki kinerja melampaui standar yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan.
“Mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional; menghasilkan karya kreatif atau inovatif yang diakui baik pada tingkat daerah, nasional dan atau internasional; dan secara langsung membimbing peserta didik hingga mencapai prestasi di bidang intrakurikuler dan ekstrakurikuler,”jelasnya.
Sementara itu dikatakan Amalia salah satu peserta bahwa ajang ini bukan hanya sekedar kompetisi tapi lebih mengangkat harkat dan martabat guru sebagai profesi terhormat, mulia, dan terlindungi. “Siapapun pemenangnya ini adalah motivasi agar bagaimana kita para guru terus meningkatkan kualitas dalam proses belajar mengajar,”pungkasnya. Osug
Baca:  Siswa Mansapa Mendadak Kenakan Baju Pahlawan
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Amaliah: Berjuang Bersama Mencetak Anak Berakhlak Baik

Palembang, BP DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Palembang menggelar Khataman Wisuda Santri TK/TP Al-quran angkatan XIV Tahun ...