Home / Palembang / Siapkan Eskafator Tangani Sampah Palembang

Siapkan Eskafator Tangani Sampah Palembang

Palembang, BP — Produksi sampah di Palembang yang mencapai ratusan hingga ribuan ton perhari menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kota Palembang. Dengan disediakannya alat berat eskafator diyakini dapat menangani tumpukan sampah terutama di perairan.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, produksi sampah perorang perhari sekitar 0,7 kilogram perhari. Sehingga dengan jumlah penduduk Palembang kurang lebih 1,7 juta jiwa, wajar saja jika sampah yang dihasilkan cukup banyak. Maka, pihaknya menilai, ditambahnya alat berat amfibi eskafator dapat menanggulangi sampah.

Baca:  BKB Dikotori Sampah Kertas Petasan

Ia mengakui, jika permasalahan sampah selalu dibahas oleh forum dewan di paripurna atas aspirasi dari masyarakat. Permasalahan sampah tak hanya di lingkungan masyarakat saja, tetapi juga sudah sampai ke sungai sejak beberapa waktu lalu.

“Permasalahan ini tidak dapat dibiarkan begitu saja. Terutama saat ini sampah telah menyebar ke drainase dan anak sungai. Dengan alat berat ini dan juga gotong royong yang dilakukan setiap pekannya diharapkan dapat menanggulangi sampah,” katanya, Rabu (22/11).

Baca:  Kelola Bank Sampah Hemat Rp200 Juta

Alat pengeruk sampah dan lumpur khusus perairan Amfibi Eskafator akan menjadi alat baru bagi Pemerintah Kota Palembang dalam menangani sampah khususnya sampah di perairan. Amfibi eskafator merupakan bantuan dari PDAM Tirta Musi, telah diuji coba di Kambang Iwak.

“Dengan adanya alat ini bisa menjadi solusi mengatasi sampah di sungai-sungai dan kolam kita, amfibi eskafator mampu mengeruk sampah dan lumpur hingga ke tengah kolam maupun sungai, karena alat ini bisa terapung di air, layaknya amfibi sungguhan,” jelasnya.

Baca:  DKK Angkut 650 Ton Sampah Sehari

Sementara itu Dirut PDAM Tirta Musi Cik Mit menambahkan, amfibi eskafator ini mempunyai kapasitas 14 ton. Dengan kapasitas besar ini, diharapkan dapat membantu meringankan menangani sampah.

“Saat ini kita baru adakan ukuran besar kapasitas 14 ton, bisa mengeruk sampah dan lumpur di kolam retensi, kedepan akan kita anggarkan lagi yang lebih kecil, kapasitas 7 ton agar bisa masuk ke sungai kecil di Palembang,” ujarnya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Koperasi Tinggal Papan Nama

Palembang, BP — Pertumbuhan koperasi di Kota Palembang terbilang cukup signifikan terutama yang dibentuk oleh masyarakat. Dari total 1082 hampir setengahnya ...