Home / Palembang / Siap-siap Kinerja Pemkot Dipantau

Siap-siap Kinerja Pemkot Dipantau

Pihak Universitas Darma Persada tengah menunjukkan aplikasi e-Monev.

Palembang, BP — Kinerja Pemerintah Kota Palembang kedepan sudah bisa dipantau oleh kepala daerah bahkan masyarakat melalui sistem yang sedang digagas dengan sistem e-Monev. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan menjadikan lebih transparan.

Menggagas sistem e-Monev ini dilakukan bersama Darma Persada University, Jakarta. Sistem yang dibangun dengan terintegrasi antara kepala daerah seperti walikota, wakil walikota juga sekrwtaris daerah dengan semua OPD di Palembang.

“Sistem ini memiliki banyak manfaatnya, selain menjadikan kinerja lebih transparan juga membuat membuat pelaporan kinerja kepada pimpinan lebih efisien waktu dan paperless atau hemat kertas,” kata Rektor Darma Persada, Dadang Solihin usai MoU dengan Sekretaris Daerah Palembang, Rabu (22/11).

Ia menjelaskan, aplikasi yang terintegrasi ini dipasang di smartphone milik kepala daerah juga para pegawai di OPD Palembang. Sehingga, dimana pun setiap orang dan pimpinan dapat melihat. Dengan aplikasi yang dikembangkan ini pekerjaan menjadi efisien.

“Contohnya cukup dengan mengirimkan data untuk laporan. Sehingga lebih efektif dan pembangunannya lebih transparan. Pimpinan bisa memonitor kinerja pegawainya lewat smartphone dimana pun ia berada,” katanya.

Aplikasi ini telah digunakan di negara-negara maju dan berkembang. Untuk di Indonesia sendiri, diantaranya seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bekasi, Maluku Utara. Jika Palembang menerapkan juga maka akan jadi kota terbaru yang menggunakan e-Monev ini.

“Tak hanya para pimpinan termasuk walikota yang dapat memantau kinerja Pemkot Palembang. Tetapi masyarakat pun bisa masyarakat bisa juga memantau kinerjanya tanpa memasukan pasword ke dalam website, cukup nantinga mengakses bappedapalembangemonev.com,” katanya.

Saat ini e-Monev ini belum dapat digunakan sebab, pihak Darma Persada masih memberikan beberapa sosialisasi dan materi. Sementara Pemkot Palembang pun masih harus menginput data ke aplikasi ini. “2018 ini sudah bisa digunakan, di awal tahun kuta akan input datanya, jadi nanti sudah bisa dilakukan monitoring,” kata Kepala Bappeda Kota Palembang Harrey Hadi.

Harrey mengatakan, aplikasi ini bersandingan dengan command center atau pusat pengendalian yang segera dilaunching. Pusat pengendalian yang merupakan implementasi dari Smart City ini pun terintegrasi semua OPD. “Dimasa ini mau tidak mau kita memang harus sudah bermigrasi ke teknologi,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Harobin Mastofa mengatakan, dengan sistem e-Monev yang handal dapat meningkatkan perencanaan pembanguman selanjutnya. Sistem informasi monitoring dan perencanaan harus terus ditingkatkan.

“e-Monev ini berbasis website dalam rangka mengefisiensikan pelaporan. Selama ini kita selalu ketinggalan ribet dan telat, sekarang dengan aplikasi ini diharapkan kedepan laporan kerja lebih cepat. Jadi nantinya akan terlihat siapa yang kerjanya malas-malasan,” jelasnya. #pit

x

Jangan Lewatkan

Ratusan Koperasi Tinggal Papan Nama

Palembang, BP — Pertumbuhan koperasi di Kota Palembang terbilang cukup signifikan terutama yang dibentuk oleh masyarakat. Dari total 1082 hampir setengahnya ...