Home / Headline / Mencari Pemimpin Pekerja, Pemimpin atau Penguasa? 

Mencari Pemimpin Pekerja, Pemimpin atau Penguasa?  PMII Gelar Diskusi Publik 'Pemimpin Pekerja'

DISKUSI PUBLIK: Para bakal calon walikota Palembang saat menghadiri Diskusi Publik Mencari Pemimpin ‘Pekerja’ yang digelar oleh PMII di Ballroom Hotel Horison Ultima, Rabu (22/11)

Palembang, BP– Menjelang pesta demokrasi yang bakal dihelat pada 2019 yang akan datang, sejumlah bakal calon pun terus bermunculan dengan berbagai adu program unggulan yang sejatinya konon bermuara pada kesejahteraan dan gemilangnya Kota Palembang.
Berangkat dari hal tersebut, Pengurus Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) menggelar diskusi publik mencari pemimpin ‘pekerja’ dengan menghadirkan para pakar politik, tokoh pemuda, partai politik dan para bakal calon Walikota Palembang.
Digelar di Ballroom Hotel Horison Ultima, Rabu (22/11), turut hadir Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda, Penggiat media sekaligus konsultan politik Mulyono Wisman, Alvin Kenedi Ketua PSI Sumsel, Ketua PHRI Herlan Aspiudin, Ketua PBNI Sumsel Tanjung, Iwan Tuaji Ketua Bapilu dan bakal calon Walikota Palembang, Akbar Alvaro, Iwan Darmawan, Harnoe Roespandji dan lainnya.
Konsep pemimpin pekerja dan pemimpin penguasa pun mengemuka di ruang diskusi publik dengan berbagai gagasan dan pandangan para pakar politik. Apalagi, banyak yang menilai para pemimpin yang berlatar belakang partai ketika berhasil terpilih kurang mementingkan masyarakat dan terkesan bagi-bagi kursi. 
 
Hal tersebut pun dipatahkan oleh Konsultan Politik Mulyono Wisman bahwa banyak juga mereka yang menggunakan kendaraan partai pemimpin akan mensejahrerakan rakyat karena idealnya banyak partai yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
 
“Bahkan ada yang calon dari independent yang saat ini dari non partai berhasil mengumpulkan puluhan ribu fotokopi KTP dukungan seperti Akbar Alvaro. Artinya, tinggal masyarakatlah yang menilai siapakah yang akan layak menjadi pemimpin sebagaimana harapannya,”jelas Mulyono. 
 
Diskusi pun terus mengemuka tentang bagaimana pemimpin terpilih setelahnya yang dinilai banyak audiens diskusi lupa dengan masyarakat. Alhasil, mereka hanya duduk dibelakang meja dan 100 hari kerja mereka pun apa yang menjadi janji politik tak terpenuhi. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Iwan Darmawan yang dikabarkan maju di Pilkada Palembang lebih menyoroti bahwa pemimpin yang dibutuhkan saat ini adalah tentang bagaimana mampu menjadi pemimpin yang sesuai harapan masyarakat. 
 
“Jadi saat ini yang kita butuhkan adalah pemimpin yang beriman, berilmu dan seni. Artinya semua berkorelasi, seperti diskusi saat ini mencari pemimpin yang ‘pekerja’.  Saya sangat setuju karena saya berlatar belakang lapangan,”ujar Ketua DPRD Kota Palembang ini. 
 
Disinggung mengenai optimisme menuju Pilkada Palembang, Iwan mengaku masih menunggu keputusan partai. Menurutnya, siapapun pemimpinnya nanti, Palembang harus lebih sejahtera, lebih makmur dan lebih maju. 
 
“Saya masih menunggu keputusan, biarlah nanti masyarakat yang memilih, jika diberi amanah tentu kita harus melaksakan sebaik-baiknya,”tuturnya
 
Sementara itu dikatakan Ketua Pelaksana Diskusi Publik Mencari Pemimpin Pekerja M Ismail mengatakan bahwa hasil diskusi ini diharapkan bukan sekedar penyampaian gagasan tapi menjadi acuan para calon pemimpin ke depan agar memahami apa yang sebetulnya dibutuhkan oleh masyarakat dari seorang pemimpin saat ini. 
 
“Artinya, jangan hanya penyampaian tapi kita menginginkan niat, bagaimana nantinya memahami konsep pemimpin ‘pekerja’ dan memperhatikan para pekerja. Dalam artian bukan hanya pekerja pemerintahan, karena pekerja non pemerintahan kita sangat luar biasa banyak,”harapnya.
 
Apalagi, di era Masyarakat Ekonomi ASEAN ini tentu seorang pemimpin dituntut bisa memberikan peluang bagi masyarakat agar menjadi pelaku dalam era pasar bebas Asia Tenggara saat ini. 
 
Senada dengan itu dikatakan Ketua PPMI Sumsel Idasril Tanjung mengatakan diskusi ini tidak menilai bahwa pemimpin tidak perhatian terhadap pekerja.

“Sebenarnya tidak melihat suatu yang negatif, hanya ingin menegaskan bahwa pekerja harus melek terhadap perpolitikan di ada di palembang ini,” ungkapnya

Baca:  Persaingan Ketat Di Pilkada Palembang

Lanjut dia,  ahwa PPMI sangat berkepentingan nanti sebagai organisasi yang menaungi pekerja muslim
Sehingga pemimpin nantinya dapat membuat kebijakan berpihak kepada pekerja terutama pekerja muslim misalnya dalam suatu tempat atau hotel menyiapkan saran ibadah sehingga hak-hak pekerja muslim terpenuhi

“Harapan kita pimpin yang akan memimpin kota palembang sesuai dengan kriteria muslim yaitu fathonah, sidiq, amanah dan tabligh,” pungkasnya. #sug

Baca:  Duo Yudha, Calon Alternatif Pilkada Palembang
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Aksi Pungli Harimau Jalanan Diduga Dibekingi Polisi

Palembang, BP–Aksi pungli kelompok yang mengatasnamakan Harimau Jalanan disebut dibekingi oknum anggota polisi berpangkat Aipda berinisial E yang berdinas di ...