Home / Headline / Heri Amalindo Meradang Melihat Bangunan Kantor DPKAD

Heri Amalindo Meradang Melihat Bangunan Kantor DPKAD

Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM saat meninjau ke DPKAD Kabupaten PALI.

PALI, BP–Pembangunan Kantor Dinas Pendapatan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) mendapat sorotan tajam dari Bupati PALI Ir H Heri Amalindo, MM. Terbukti, saat orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan itu meninjau kantor yang terletak tak jauh dari kantor Bupati PALI di jalan Merdeka KM 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Senin (20/11).

Baca:  2 Tahun Menjabat, 80 Persen Pembangunan PALI Terealisasi

Dalam peninjauannya, Bupati menyayangkan banyaknya konstruksi bangunan kantor yang sudah hancur. Seperti sambungan tiang dengan plafon yang sudah mulai rusak, kemudian beberapa plafon di beberapa titik yang sudah rusak dan bobol. Kemudian kondisi lingkungan sekitar kantor yang becek dan tidak terawat.

“Coba fotokan yang rusak-rusak, terus kirimkan sama pemborongnya. Jadi biar mereka tahu bahwa pembangunan di PALI jangan hanya memikirkan keuntungan pribadi semata dan kemudian mengabaikan kondisi bangunan seharusnya,” terang Heri dengan nada kesal ketika berbincang dengan Kepala DPKAD Kabupaten PALI dan beberapa stafnya.

Baca:  PT PLN Pendopo Harapkan Memiliki GI Tersendiri

Ia juga menginginkan agar dibenahi lingkungan sekitar kantor yang becek. “Dibuat taman, sehingga nanti bisa diadakan kegiatan-kegiatan pemkab di sini. Kemudian mobil-mobil rongsokan yang terparkir di situ coba dipindahkan. Karena bisa merusak pemandangan di kantor ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPKAD Kabupaten PALI Raden M Adil mengaku akan segera melakukan pembenahan baik di infrastruktur kantor maupun di kepegawaiannya. Sedangkan untuk pembuatan taman akan dibicarakan terlebih dahulu dengan yang bagian perencanaan Pemkab PALI dahulu. “Nanti apa yang disampaikan Pak Bupati akan kita sampaikan ke pemborongnya,” tambahnya. #hab

Baca:  Heri Amalindo Meresmikan Warung K7P
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Penjual Anak Dituntut 3 Tahun Penjara

Palembang, BP–Fatima alias Yanti (47), terdakwa penjualan anak dituntut tiga tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Rabu (23/5). ...