Home / Headline / Tanpa Strategi Khusus, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda Yakin Menang

Tanpa Strategi Khusus, Harnojoyo-Fitrianti Agustinda Yakin Menang

Harnojoyo-Fitrianti Agustinda

Palembang, BP–Pasangan calon petahana Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda, mengaku tidak mempersiapkan strategi khusus untuk memenangkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Palembang 2018.

Sebagai salah satu pasangan calon terkuat, Harnojoyo-Finda tidak terlena begitu saja. Meski tak ada strategi khusus, tetapi pihaknya bersama tim sukses (Timses) melakukan berbagai upaya positif untuk mendapatkan dukungan rakyat.

“Untuk mendapatkan dukungan, kami tidak ada strategi khusus apa-apa. Saya masih bekerja seperti biasa, semua program yang dikerjakan adalah memang pekerjaan saya, bukan untuk menarik perhatian,” tukas Walikota Palembang Harnojoyo.

Baca:  Pilkada Serentak Sumsel 2018 Bisa Hemat Rp200 Miliar

Diakuinya, sejumlah partai politik memberi sinyal mendukung pencalonannya sebagai walikota di Pilkada Palembang 2018.

“Alhamdulillah saat ini ada partai-partai politik yang memberikan respon positif. Tapi tidak ada istilah borong memborong Parpol. Yang ada adalah lobi-lobi politik. Hal inilah yang terus kami lakukan bersama tim,” jelasnya.

Disinggung partai politik mana saja yang akan mengusungnya pada Pilkada 2018m Harno enggan menyebutkan. Begitu pun saat ditanya tentang jumlah partai politik yang sudah memberikan dukungan.

“Untuk masalah jumlah partai politik yang memberikan dukungan, saya belum bisa menjelaskan itu. Nanti saja di bulan Februari,” ujarnya.

Baca:  Harnojoyo Serahkan Kemenangan Pada Yang Maha Kuasa

Di Pilkada 2018 nanti kemungkinan ada tiga pasang calon yang bertarung, yakni Harno-Finda, lalu Sarimuda-Abdul Rozak yang didukung oleh Partai Nasdem dan PKB, serta Mularis Djahri-Darmawan yang didukung Partai Hanura.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Anton Nurdin mengatakan, saat ini pasangan petahana sudah mengantungi dukungan mulai dari surat rekomendasi dan SK dari Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar, Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Gerindra.

Bahkan pada 30 September lalu, Harno-Finda sudah mengantongi surat keputusan dukungan dari Partai Golkar. Namun belakangan Golkar berpaling dari Harno-Finda tanpa memberi alasan.

Baca:  Pasca Pilkada, Tidak Dibenarkan Mutasi Tidak Jelas Dasar Hukumnya

“Kita belum dapat kepastian ini mengapa. Sebelumnya Golkar sudah ada di pihak kami. Mungkin ada alasan lain. Kami harus komunikasi dulu dengan Sekjen Golkar,” jelasnya.

Menurut Anton, pihaknya tetap melakukan komunikasi yang baik dengan partai lain, seperti Hanura, Nasdem dan PKS. Bahkan ia sangat optimis, ketiga parpol tersebut bakal mendukung pasangan petahana pada akhirnya.

“Tetap optimis karena partai-partai ini kan sekarang melihat pasangan yang sedang tren,” tukasnya. #pit

 

 

 

 

 

 

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Produksi Minyak Dari Sumsel Semakin Menurun

# Hanya Bisa Menampung Minyak Mentah 70 Ribu Barel Perhari di Kilang Plaju Palembang, BP SKK Migas-KKS Sumbagsel bersama Forum ...