Home / Bisnis / Medco E&P Bersihkan Rembesan Minyak di Desa Suka Maju

Medco E&P Bersihkan Rembesan Minyak di Desa Suka Maju

Palembang, BP–Pekerja PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) telah mulai melakukan pembersihan rembesan minyak di Desa Suka Maju, Panukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Selasa (14/11). Pembersihan ini dapat dilakukan berkat dukungan dari DPRD PALI, Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Desa Setempat dan warga desa, setelah melakukan musyawarah.

Rembesan tersebut berasal dari kebocoran pipa Medco E&P Blok South Sumatera yang diketahui pada Jumat (10/11). Setelah diketahui, pihak Perusahaan dibantu oleh PT Pertamina EP langsung menutup kebocoran (klamp) pipa tersebut. Kejadian ini mendapat perhatian pihak DPRD PALI yaitu Irwan ST, H. Amran SH, dan Adi W. yang meninjau lokasi pada Senin (13/11). Mereka meminta Perusahaan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pembersihan dan ganti kerugian warga yang terkena dampak. Anggota DPRD juga mengapresiasi atas cepatnya tindakan penutupan kebocoran pipa.

Baca:  MEDCO E&P Wajib Pajak Terbesar di KPP Linggau dan Sekayu

Pada Selasa (14/11), Dinas Lingkungan Hidup PALI mengunjungi lokasi. Kepala Dinas Mukhlis Nabil yang didampingi oleh staf Humas Medco E&P, Yulianto Pawit dan staf Health Safety & Environment, Hasdevi, meminta pihak Perusahaan untuk bermusyawarah dalam penanganan kejadian ini. Kepala Dinas dalam peninjauan tersebut juga meminta perusahaan mengganti kerugian sesuai prosedur yang berlaku.

Baca:  Medco E&P Dorong Produksi Petani Organik Desa Makmur Jaya

“Perusahaan berharap dukungan dari semua pihak agar pembersihan dapat cepat kami selesaikan. Kami juga berterima kasih atas dukungan dan pengertian dari semua pihak atas kejadian ini. Perusahaan juga akan bermusyawarah menyelesaikan permasalahan bersama warga sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Yulianto saat mendampingi tim dari Dinas Lingkungan Hidup PALI. #rel

x

Jangan Lewatkan

Pengamat Properti Angkat Bicara Soal Kejadian BEI

Palembang, BP Runtuhnya bangunan disebabkan sejumlah faktor, hal yang lazim terjadi menurut Pengamat Properti di Sumsel Novrizal Handoko bahwa, masih ...