Home / Pemerintahan / Ngopdar Bareng Media, AHY Jadi Barista Kopi Aceh Dadakan

Ngopdar Bareng Media, AHY Jadi Barista Kopi Aceh Dadakan

FOTO; THE YUDHOYONO INSTITUTE

Banda Aceh, BP–Setelah padat berkegiatan sejak pagi, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
mampir ke salah satu warung kopi tertua di Aceh untuk bersantai sejenak menikmati kopi dan
kue-kue khas Aceh di Warung Kopi Solong, Uleekareeng, Banda Aceh, Senin (13/11) malam.
Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) ini singgah ke Warung Kopi Solong juga untuk
bersilaturahmi dengan rekan-rekan media Aceh, serta warga setempat.
Meja-meja yang dipenuhi berbagai kue khas Aceh seperti kue timphan, limping, roti selai, aso
kaya, jala, dan putro meusisik serta kopi solong menambah keakraban diskusi ringan AHY
bersama rekan-rekan media. Warung kopi malam itu juga dipenuhi masyarakat yang ingin
juga ikut bersilaturahmi.
Kepada insan pers yang hadir AHY mengatakan bahwa acara silaturahmi tersebut sebagai
sebuah kesempatan yang baik. “Alhamdulillah malam hari ini kita bisa kumpul bareng sambil
ngopi. Sudah saya cicipi, memang kopinya khas. Dan saya memang termasuk orang yang suka
menikmati kopi. Jadi saya rasa ini adalah kesempatan yang baik untuk mencicipi Kopi Solong,”
tutur AHY yang malam itu berpenampilan santai dengan kemeja kotak-kotak hitam putih,
celana jins panjang, dan peci.
Dalam kesempatan itu juga, AHY menyemangati dan menyampaikan harapannya kepada
awak media yang hadir. “Terus berjuang untuk demokrasi Indonesia. Insan pers itu adalah
faktor penting dalam fungsi check and balance terhadap apa yang terjadi di negeri ini,” kata
AHY.
“Mudah-mudahan jika medianya bagus, dalam arti bisa benar-benar diungkapkan menjadi
sebuah entitas yang fair and balance, mudah-mudah kehidupan demokrasi kita ini semakin
matang, masyarakat semakin kritis, semakin cerdas, tetapi juga tetap beretika,” lanjutnya.
Usai berdiskusi dengan rekan media, Penasihat Senior Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Harun yang turut hadir di acara silaturahmi ini memberikan cinderamata berupa karya
tulisnya kepada AHY. Setelah itu, momen penyerahan buku antara keduanya pun diabadikan
oleh awak media dan masyarakat yang hadir.
Sebelum meninggalkan tempat acara, AHY yang penasaran dengan pembuatan kopi Aceh,
masuk ke dalam dapur dan menjajal cara membuat kopi khas Aceh. AHY mendadak jadi
barista. Mengaduk, menyaring, dan menyajikan kopi Aceh. Setelah selesai mencoba membuat
kopi, AHY dihadiahi sepaket kopi khas andalan Warung Kopi Solong langsung oleh
pengelolanya, Nawawi. Seorang warga juga sempat menghadiahi AHY bumbu Aceh dalam
kemasan.
Sebelum ngopi, AHY salat Isya berjamaah di masjid Baitussholihin, persis di seberang Warung
Kopi Solong, diimami oleh pengelola Warung Kopi, Nawawi yang merupakan generasi kedua,
dan juga dosen Ilmu Humaniora di UIN Ar-Raniry Aceh.#rel

x

Jangan Lewatkan

Pahlawan Itu Jujur dan Memikirkan Rakyat

Jakarta, BP— Ketua Badan Pengkajian MPR RI Bambang Sadono menegaskan,   pemahaman pahlawan bukan hanya pejuang dan heroic namun, berjuang untuk kepentingan ...