Home / Headline / Guru Olahraga Aniaya Ibu Kandung

Guru Olahraga Aniaya Ibu Kandung

Yose Rizal, pelaku penganiayaan ibu kandung menjalani pemeriksaan di Mapolres OKU. BP/HER

Baturaja, BP–Yose Rizal (55), oknum guru olahraga menganiaya ibu kandungnya bernama Sa’uning (74) hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Perbuatan tak terpuji yang dilakukan oknum tenaga pendidik di salah satu sekolah swasta di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU ini hanya karena korban buang air kecil di tempat tidur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,  akibat penganiayaan yang tersebut korban kemungkinan akan menjalani operasi pada bagian telinga dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

Namun belum diketahui pasti tindakan medis atau operasi seperti apa yang akan dijalani korban. Pastinya, pasca dihajar bertubi-tubi oleh anak kandungnya, korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan sudah beberapa hari menjalani rawat inap.

Baca:  Ribut Warisan, Sepasang Kakek Nenek Dibui

“Saat ini pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan oleh petugas. Sedangkan korban masih dirawat di rumah sakit,” kata Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan, Selasa (14/11).

Ia menjelaskan, pelaku diduga sudah sering menganiaya korban sejak Maret lalu korban tinggal dengan pelaku dan puncak penganiayaan terjadi 28 Oktober berakibat fatal hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit.

“Korban mengalami sejumlah luka lebam di kepala, pembengkakan di bagian telinga kanan, kebab pipi kiri dekat mata dan kabarnya telinga korban harus dioperasi,” jelasnya.

Baca:  Bertanya Uang yang Hilang, Muka Ditendang

Widayana menambahkan, tersangka melakukan penganiayaan tersebut lantaran kesal dengan ibu kandungnya yang sering buang air di tempat tidur.

“Tersangka kesal sikap ibunya yang seperti kekanak-kanakan sehingga pelaku melampiaskan kekesalan dengan memukul ibunya tiap kali melakukan kesalahan,” ujar mantan Kapolres OKU Selatan ini.

Sementara itu, tersangka Yose Rizal membantah jika dirinya disebut telah melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya.

Ia mengaku hanya kesal karena sang ibu susah diatur, terlebih lagi saat hendak buang air. “Saya tidak sengaja, mungkin khilaf sampai memukul, tapi saya tidak ada niat,” tutur Yose yang juga mengaku menyesal.

Sedangkan terkait uang pensiun almarhum ayahnya untuk ibunya, ia mengaku baru tiga bulan mengambilkan nya. “Sisanya adik saya yang melapor itu mengambilnya di Bank,” ucap warga Jalan Garuda Lintas Sumatera, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur ini.

Baca:  Kening Ditonjok, Mantan Pacar Lapor Polisi

Disamping itu aksi penganiayaan ini terungkap setelah salah seorang anak korban yang tak lain adalah adik pelaku melaporkan kejadian tersebut ke Polres OKU.

Dalam keterangannya kepada petugas SPKT Polres OKU pada 6 November lalu, pelapor Widiya Fitri (40) menuturkan penganiayaan itu terjadi di rumah pelaku.

Bahkan saat anak-anak korban atau saudara pelaku ingin menjemput ibu mereka, selalu dihalangi. Bahkan pelaku tak jarang dengan parang panjang.

Serta selama ini pelaku juga menguasai uang pensiunan almarhum ayah mereka yang seharusnya diterima korban yang sudah memasuki usia lanjut tersebut. # her

x

Jangan Lewatkan

Polda Endus Ladang Ganja Lain

Palembang, BP–Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnahkan 335 butir ekstasi dan 86,34 gram sabu hasil ungkap dua perkara dengan tiga ...