Home / Headline / Pemilik Thamrin Group Tak Hadiri Sidang Lapangan

Pemilik Thamrin Group Tak Hadiri Sidang Lapangan

Suasana sidang lapangan digelar majelis hakim PTUN Palembang, di lokasi Hotel Ibis, Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Senin,(13/11).

Palembang, BP–Pemilik serta pengembang Hotel Ibis dibawah naungan Thamrin Group tidak terlihat hadir pada sidang lapangan digelar majelis hakim PTUN Palembang, di lokasi Hotel Ibis, Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Senin,(13/11).

Dari PT ICM hadir Project Manager Hans Syaiful dan Kuasa Hukum PT ICM, Etty Gustina, SH, Pihak Pemkot Palembang selaku tergugat 1 diwakili dari Bagian Hukum dan Dinas Pu-PR kota Palembang.

Sementara,dari PT SBA terlihat hadir pemiliknya Sulaiman beserta Kuasa Hukumnya,Mulyadi SH,MH dan Iir Sugiarto SH.

Baca:  Revisi IMB Hotel Ibis Ditolak DPRD Palembang

Sidang lapangan ini merupakan tindak lanjut dari gugatan PT Sebangun Bumi Andalas,(SBA)

Terhadap Pemerintah Kota Palembang sebagai tergugat 1 dan PT Indo Citra Mandiri,(ICM) selaku tergugat intervensi II atas IMB Nomor :640/IMB/1120/BPM-PTSP/2016 dengan nomor perkara:58/G/2017/PTUN.PLG didaftarkan tanggal 21 Agustus 2017.

Ketua Majelis Hakim,Darmawi SH mengatakan, jika kegiatan ini merupakan pemeriksaan lapangan atas objek lahan yang disengketakan antara PT SBA dan Pemerintah Kota Palembang serta PT ICM selaku tergugat II karena untuk keterangan kedua pihak sudah didengar.”Objek sengketa sudah dilihat,data sudah didapat”,Kata Darmawi dilokasi sidang,Senin,(13/11).

Baca:  Pemain SFC Ini Tidak Akan Bisa 'Kabur'

Selanjutnya kata Darmawi sidang akan digelar 23 November 2017 karena masih ada beberapa proses persidangan lanjutan, Diantaranya pembuktian dari penggugat dan tergugat, Keterangan saksi, dan terakhir kesimpulan.”Bukti- bukti belum masuk dari penggugat dan tergugat,”jelasnya.

Pemilik PT SBA,Sulaiman melalui kuasa hukumnya,Iir Sugiarto mengatakan, kerusakan yang terjadi akibat aktivitas pembangunan PT ICM sangat terlihat dan sangat jelas.Berupa tanah longsor dan akibat pemasangan ground anchor adanya penurunan tanah hingga puluhan meter.”Dampak yang ditimbulkan klien kami sangat terlihat sehingga kita meminta agar IMB Hotel Ibis segera dicabut untuk menghindari kerusakan kembali,” jelasnya.

Baca:  Pemain SFC Ini Tidak Akan Bisa 'Kabur'

Sementara itu,Projeg Manager PT ICM,Hans Syaiful dihadapan Majelis Hakim membenarkan, adanya kerusakan tersebut.Namun,ada beberapa upaya perbaikan akan dilakukan tapi tidak mendapat ijin dari tetangga.“Kejadian itu betul adaanya akibat dari adanya pengggalian tapi kita sudah menyiapkan beton, tanah dan segala macam untuk memperbaiki namun belum mendapatkan ijin, justru tetangga melakukan pekerjaanya perbaikan sendiri”,kata Hans Syaiful.

Sementara itu,Penasehat Hukum PT Indo Citra Mulia,Etty Gustina, SH menjelaskan, pihaknya sudah melakukan komunikasi ke pihak penggugat sejak awal permasalahan ini muncul dan itu sudah dilakukan kesepakatan bersama secara tertulis dan pihaknya bersedia mengganti kerusakan yang dialami penggugat.

“Dari Kami, selaku pihak tergugat intervensi dua sebenarnya permasalahan ini sudah ditanggulangi dan diselesaikan sejak awal,”ujarnya.#osk/pit

 

x

Jangan Lewatkan

Polda Endus Ladang Ganja Lain

Palembang, BP–Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnahkan 335 butir ekstasi dan 86,34 gram sabu hasil ungkap dua perkara dengan tiga ...