Home / Olahraga / NPC Sumsel Bayar Janji Dengan Prestasi

NPC Sumsel Bayar Janji Dengan Prestasi Sabet Tahta Delapan Besar di Peparpenas Solo

IST: Salah satu atlet disabilitas Sumsel saat meraih medali emas diajang Peparpenas di Solo, Jawa Tengah, Senin, (13/11)

Palembang, BP– Kiprah prestasi olahraga disabilitas Sumsel belakangan ini terus menukik tajam. Usai menyumbang pundi-pundi emas pada ajang ASEAN Para Games di Negeri Jiran Malaysia beberapa bulan lalu hingga diapresiasi langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Tak cukup disitu, target prestasi pun terus ditunaikan. Kali ini adalah pada ajang multievent Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) VIII di Solo, Jawa Tengah yang berhasil naik tahta delapan besar dengan segala keterbatasan persiapan.
Pasalnya, Sumsel berhasil menutup multievent bergengsi ini dengan mengumpulkan 7 emas, 3 perak dan 2 perunggu dengan berdiri di posisi ke delapan. Selain menjadi kebanggaan Sumsel, capaian ini dinilai luar biasa karena 2015 lalu Sumsel diposisi klasmen 22 diajang yang sama di Bandung.
“Hasil yang memuaskan ya, karena semua daerah siap dengan pembiayaan masing-masing. Sedangkan kita dengan segala keterbatasan bisa capai target, bahkan lebih dari target,” ujar Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Sumsel, Ryan Yohwari saat dibincangi BeritaPagi, Senin (13/11).
Lanjut Ryan, capaian tersebut menjadi bekal dan potensi yanh bagus menuji atlet senior sehingga pengkaderan dan pembinaan atlet menuju Peparnas 2020 di Tanah Papua semakin maksimal. Capaian ini menurutnya juga sekaligus membuktikan bahwa pembinaan atlet muda di NPC kabupaten/kota berjalan maksimal ketimbang sebelumnya.
“2015 lalu posisi 22 klasmen Sumsel di Peparpenas Bandung, saat itu saya belum di NPC. Kami berharap prestasi seperti ini terus dipertahankan,”harapnya.
Ryan menilai beberapa main sport yang diikuti dengan para atlet yang didelegasikan turun diajang ini hampir semua mempersembahkan medali. Meskipun cabang olahraga atletik paling banyak mempersembahkan medali emas.
“Dari renang saja kita sudah mengoleksi tiga emas dari M Beijita. Belum yang cabor lain, dan saya pikir semua sudah maksimal berusaha,”jelasnya.
Ryan mengakui bahwa kiblat olahraga masih saja dikuasai pulau Jawa. Terbukti dengan tiga klasmen teratas ditunggangi oleh Jawa Tengah dengan 17 emas, Jawa Barat dengan 13 emas dan Jawa Timur dengan 11 emas.
Sementara itu dikatakan M Beijita, perenang disabilitas Sumsel yang tengah naik daun menyusul nama Jendy Pangabean ini mengatakam bahwa di ajang ini tiga nomor yang targetkan tercapai dan baik podium teratas.
“Target saya memang tiga emas sejak awal. Dan akhirnya berkat support dan dorongan semua teman-teman bisa meraih hasil terbaik,”Beijita.
Pria yang juga peraih lima keping emas di ASEAN Para Games 2017 Malaysia ini juga menambahkan memang bermain di Solo sangat kompetitif sekali. Apalagi, perkembangan atlet nasional terus menguat dengan masing-masing andalannya. #sug
Baca:  Jendy Sapu Bersih Lima Medali Emas
x

Jangan Lewatkan

Randori Putra, Palembang Utus Enam Wakil di Final

Palembang, BP Cabor kempo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017, di SMK 2 Palembang, memasuki hari kedua, Rabu (22/11). Untuk nomor ...