Home / Bisnis / Izin Taksi ‘Online’ Keluar, Stiker Mulai Ditempel

Izin Taksi ‘Online’ Keluar, Stiker Mulai Ditempel

Grab Indonesia

Palembang, BP–Taksi online yang beroperasi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan wajib dilengkapi dengan tanda khusus berupa stiker. Meski begitu, pemasangan stiker yang merupakan sebagai identitas taksi online tersebut mulai dipasang setelah izin dikeluarkan.

Kasi Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel Fansuri mengatakan, saat ini sudah ada beberapa perusahaan taksi dalam jaringan (Daring) yang mengurus izin baik koperasi maupun perseroan. Nanti, setelah perizinan selesai dilakukan baru taksi Daring tersebut mendaftar kepada perusahaan tersebut.
“Perusahaan itu yang akan mengkoordinir beberapa taksi online. Memang ada beberapa yang sudah mengurus izin, tapi hingga saat ini belum ada satu pun izin yang sudah dikeluarkan,” ujar dia, Senin (13/11).
Usai izin keluar, masih dikatakannya, taksi Daring melengkapi berbagai syarat administrasi lainnya, seperti uji kir, asuransi pada Jasa Rahaja dan lainnya. Setelah semuanya lengkap, baru stitker khusus tersebut dikeluarkan dan ditempel pada kendaraan tersebut, sebagai tanda kendaraan itu resmi.
“Tapi tentu semakin cepat semakin baik sebab taksi online ini akan ada kuota, tentu yang daftar terakhir tidak akan masuk kuota,” jelasnya.
Menurutnya, terhitung 1 November, pemberlakukan aturan mengenai taksi online telah ditetapkan sesuai dengan revisi aturan Permenhub Nomor 26 Tahun 2017. Namun, hingga saat ini Provinsi Sumsel tengah menyusun Peraturan Daerah (Perda) mengenai operasional taksi online.
“Saat ini taksi online masih dibahas dengan instansi terkait,” singkatnya.
Dikatakan Fansuri, pada Perda tersebut mengatur lebih rinci operasional taksi sesuai dengan aturan lebih tinggi. Pada aturan tersebut juga secara garis besar ada beberapa komponen yang diatur. Diantaranya, perizinan, tarif batas atas-batas bawah, lalu pemetaan wilayah operasional dan kuota.
Ia juga menambahkan, untuk wilayah operasional sejauh ini tengah dibahas dengan Dishub Kota Palembang dan pihak terkait, begitupun dengan kuota. Namun untuk tarif atas dan tarif bawah mengacu kepada Surat Keputusan (SK) Dirjen.
“Pada tarif ini jika operasional taksi online masih berada di level standar maka tidak ada masalah,” tutupnya. #rio
Baca:  Taksi Online ‘GABIR’ Hadir di Palembang
x

Jangan Lewatkan

Polda Endus Ladang Ganja Lain

Palembang, BP–Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnahkan 335 butir ekstasi dan 86,34 gram sabu hasil ungkap dua perkara dengan tiga ...