Home / Palembang / Pasar Cinde Terbengkalai

Pasar Cinde Terbengkalai

Palembang, BP — Penundaan pembangunan Pasar Cinde akan terus berlanjut hingga keluarnya kajian dari tim arkeolog. Sementara berdasarkan pantauan saat ini pasar di Jalan Sudirman itu tinggal tiang berbentuk jamur saja.

 

Pantauan di lapangan, tampak bangunan yang selama ini diperdebatkan itu tinggal puing-puing saja. Tiang berbentuk jamur seakan ditinggalkan tanpa kelanjutan pembangunan. Lokasi pembangunan tampak sepi tak ada pengerjaan konstruksi. Sementara para pedagang seluruhkan telah direlokasi ke bagian depan pasar.

 

Salah seorang juru parkir yang enggan disebutkan namanya menyatakan sejak beberapa bulan lalu tak ada pengerjaan apa pun setelah dibongkarnya bangunan tersebut. “Mungkin sudah tiga bulan lebih, sejak diperdebatkan itu memang tidak ada pengerjaan, sepi-sepi saja,” katanya.

Baca:  Eks Cineplex Diklaim Helmi Fransuri dan Thamrin Brother

 

Salah seorang pedagang, Heri mengatakan, penjualan sepi sementara pumgutan retrubusi seperti biasanya tanpa melihat ramai tidaknya pembeli. “Semakin sepi saja sekarang, apalagi pedagang sudah dipindahkan ini, pembeli kalau tidak terlalu penting mereka tidak mau beli kesini, retribusi juga Rp17 ribu total perhari,” katanya.

 

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, berdasarkan keputusan Walikota Palembang Nomor 179.a/KPTS/DISBUD/2017 tentang Penetapan Pasar Cinde Sebagai Bangunan Cagar Budaya, maka dinyatakan bahwa Pasar Cinde merupakan bangunan cagar budaya. Namun mengenai kelanjutannya pihaknya masih menunggu kajian dari tim arkeolog Sumsel.

 

“Semua unsur dari Badan Arkeolog Sumsel sedang melakukan pengkajian secara teknis, nantinya kelanjutan pembangunan Pasar Cinde ini menunggu rekomendasi. Kami belum bisa memastikan kapan hasil kajiannya akan keluar,” jelasnya.

Baca:  Pemkot Stop Pembongkaran Cinde

 

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan, saat ini tim Kajian Pasar Cinde, yang terdiri dari stakeholder dan tim cagar budaya. Hanya saja, selama tim khusus bekerja, pembongkaran telah dilakukan oleh pihak ketiga. Dalam pengkajian tersebut, tim pengkajian akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk menerima masukan-masukan dari berbagai pihak.

 

“Selama proses itu, tidak dilakukan pembongkaran sampai dikeluarkannya surat rekomendasi walikota terkait rencana pembongkaran tersebut,” katanya.

 

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang menghentikan pembongkaran Pasar Cinde yang telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Hal ini ditandai dengan dilayangkannya surat keputusan walikota yang dikeluarkan 4 Oktober 2017, Nomor 511.2/001744/VI tentang Penghentian Pembongkaran Pasar Cinde.

Baca:  Gubernur Alex Minta Pasar Cinde Rapi Saat Asian Games

 

Surat yang ditandatangani oleh Asisten Pemerintahan dan Kesehateraan Rakyat Kota Palembang, Sulaiman Amin, dinyatakan bahwa berdasarkan keputusan Walikota Palembang Nomor 179.a/KPTS/DISBUD/2017 tentang Penetapan Pasar Cinde Sebagai Bangunan Cagar Budaya, maka dinyatakan bahwa Pasar Cinde merupakan bangunan cagar budaya.

 

Surat tersebut ditujukan kepada CV Bayu Pratama. Atas surat tersebut, pemkot Palembang meminta CV Bayu Pratama untuk menghentikan kegiatan pembongkaran Pasar Cinde sampai dengan dikeluarkannya hasil rekomendasi dari Tim Kajian Pelestrian Pasar Cinde. #pit

 

x

Jangan Lewatkan

Pelayanan Mesti Berbasis IT

Palembang, BP — Pelayanan terpadu yang diberikan Kota Palembang saat ini sudah berbasis teknologi atau IT. Hal ini juga untuk memudahkan ...