Home / Palembang / Satukan Budaya 17 Kabupaten di Pedesterian Sudirman

Satukan Budaya 17 Kabupaten di Pedesterian Sudirman

Rapat Koordinasi Pengembangan Pariwisata Pedesterian Sudirman dengan para ulama di Palembang, Kamis (2/11).

Palembang, BP — Tak hanya sebagai wadah menampilkan seni dan kuliner khas Palembang, Pedesterian Sudirman juga dikonsep sebagai tempat perpaduan budaya dari 17 kabupaten kota di Sumatera Selatan.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, telah mengirimkan surat ke kabupaten kota untuk kesediaannya menampilkan kesenian di Pedesterian Sudirman. Hal ini akan terlaksana setelah selesainya koridor tiga Pedesterian Sudirman yakni di Cik Agus Cik Mas sampai Jalan Serelo.

Baca:  Gondang Saurdot Tampil Memukau di Korea

Sementara sebelumnya telah diselesaikan koridor pertama mulai dari seberang Cinde sampai 16 Ilir dan koridor dua dari Mall Internasional Plaza (IP) sampai Martabak Har. Kawasan ini selalu ramai setiap Jumat dan Sabtu malam.

“Kita sudah surati kabupaten kota untuk ikut partisipasi meramaikan Sudirman dengan perpaduan budaya dan kulinernya. Sebelumnya sudah ada dari Suku Besemah, Pagar Alam,” katanya usai Rapat Koordinasi Pengembangan Pariwisata bersama Para Ulama di Palembang, Kamis (2/11).

Baca:  Obyek Wisata di OKU Terus Dikembangkan

Harnojoyo mengatakan, pedesterian menjadi wadah bagi para pecinta seni dan komunitas untuk menampilkan seni dan budaya tak hanya Palembang saja, tetapi kabupaten lainnya. Sehingga perlu dirangkulnya kota kabupaten lain dan Sumatera Selatan sebagai tuan rumahnya.

“Para ulama ini hadir, kita juga upayakan untuk mendapatkan masukan dari ulama untuk kemajuan Palembang. Pada dasarnya mereka (ulama, red) mendukung Pedesterian Sudirman, bagaimana konsep Sudirman Walk ini diterima oleh semua kalangan termasuk Palembang Darussalam,” jelasnya.

Baca:  2019, Sumsel Hanya Kebagian Dua Even Nasional

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan, menginginkan pedesterian tanpa meninggalkan Palembang Darussalam pun ini dinilai baik oleh pihaknya. Menurut Isnaini, para ulama bisa ikut menampilkan atraksi bernuansa islami, seperti Islamic Festival.

“Festival yang bernuansa islami seperti berdakwah di tempat orang ramai atau atraksi lainnya bisa juga di pedesterian, apalagi pengunjungnya ramai,” jelasnya. Sementara itu untuk kemacetan lalu lintas sudah berkootdinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian setempat. #pit

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Distribusi Air PDAM Tirta Musi Keruh, Cek Sebabnya dan Wilayah Terdampak

Palembang, BP–Hujan deras dalam peralihan musim kemarau ke penghujan berdampak berdampak langsung pada kualitas air baku Sungai Musi karena banjir ...