Home / Headline / Rekomendasi IMB Hotel Ibis Tidak Detail

Rekomendasi IMB Hotel Ibis Tidak Detail

Poto: Plt Dinas PM-PTSP Kota Palembang,Drs Ratu Dewa MSi

Palembang, BP

Dinas Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu,(PM-PTSP) Kota Palembang mengklaim surat rekomendasi penjelasan tentang pelanggaran IMB Hotel Ibis dari Dinas Perhubungan dan Dinas PU-PR Kota Palembang tidak merinci secara detail pelanggaran yang dilakukan pada proses pelaksanaan pembangunan.
Plt Dinas PM-PTSP Kota Palembang,Drs Ratu Dewa MSi mengatakan, jika hari Jum’at lalu memang ada surat rekomendasi IMB Hotel Ibis yang masuk ke Dinas PM-PTSP dari Dishub Kota Palembang yang dikirim melalui Dinas PU-PR hanya saja surat yang dikirim tersebut subsantansinya sangat normatif.
Misalnya,penjelasan Andalalin dari Dishub yang hanya menjelaskan kekurangan lahan parkir bukan penjelasan detail tentang klafikasi kendaraan yang dibutuhkan untuk bangunan hotel dengan luas yang pasti.”Jadi surat tersebut belum saya terima karena sangat normative,” kata Dewa via telpon selularnya, Minggu,(29/10).
Kemudian,lanjut Dewa penjelasan dari Dinas PU-PR hanya menjelaskan soal pelanggaran secara normatif bukan penjelasan aturan atau penjelasan keharusan yang dilakukan pemohon IMB,apalagi berbentuk ukuran pastinya pelanggaran yang dilakukan pada tahap pembangunan.
Misalnya,berdasarkan aturan seperti ini yang harus dilakukan pengembang tapi fakta ini melanggar sekian mater atau bangunan ini memasuki areal GSB atau GSJ beberapa meter.
“Kita juga sudah siap eksekusi IMB Hotel Ibis dibekukan atau dibekukan jika rekomendasi detail sudah diterima,” katanya.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto mengatakan, surat pelanggaran secara tertulis terkait IMB Hotel Ibis sudah dikirim ke Dinas PM-PTSP tapi subsubstansinya hanya persoalan andalalin.
“Laporan temuan pelanggaran saat sidak terakhir, berupa lantai basement yang diskat-skat.Sudah kami sampaikan ke DPM-PTSP, Jumat,(27/10) lalu,” kata Agus.
Sebelumnya.Kepala Dinas PU- PR Kota Palembang, Saiful Bay mengaku, sudah mendapat instruksi dari Sekda untuk masukkan data hasil temuan di lapangan. “Kita sudah dapat instruksi dari pak Sekda, Insya Allah kalau tidak ada halangan kita sampaikan besok, Jumat (27/10).
Diakui Saiful, hasil temuan memang banyak menyalahi aturan, seperti area parking yang terdapat sekat, kemudian bagunan juga dinilai dibangun asal-asalan. “Itu harus dibongkar, memang banyak bangunan yang tidak sesuai dari perencanaan,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Cukup Hanya di 2019 Pemilu Serentak, 2024 Pilpres dan Pileg Dilakukan Terpisah

Jakarta, BP–Anggota DPD RI Jhon Pieris menegaskan, Pemilu serentak Pilpres dan Pileg cukup hanya di 2019 karena menyisakan banyak masalah. ...