Home / Headline / Hentikan Pergerakan Quartet Belanda

Hentikan Pergerakan Quartet Belanda

Palembang, BP — Mematikan pergerakan empat pemain berdarah Belanda kunci melumpuhkan Bali United. Dalam partai lanjutan Go-jek Traveloka Liga 1, Sriwijaya FC akan dipertemukan Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (29/10).

Senterbek Laskar Wong Kito Bobby Satria melihat, Bali United telah jauh berkembang. Serdadu Tridatu sebelumnya hanya terkendala lini depan.

“Tapi musim ini mereka punya quartet Belanda, empat pemain ini sangat berbahaya,” ucapnya.

Di lini depan, tim besutan Bali United ini mengandalkan dua penyerang Sylvano Dominique Comvalius dan Irfan Bachdim.

Baca:  Sriwijaya FC Rusak Rekor Kandang MU

Sylvano menjadi yang paling ditakuti dengan 33 gol. Pengawalan ketat akan dilakukan Bobby pada Sylvano.

Bobby akan bermain lebih disiplin dan menjaga fokus sepanjang pertandingan.

Pressing ketat bakal dilakukan untuk menjegal pergerakan pemain asal Belanda itu.

“Mereka juga ada Bachdim, belum lagi lapis keduanya. Jadi musim ini, kekurangan di musim sebelumnya sudah tertutupi, itulah yang mrmbuat mereka bermain sangat baik,” ujarnya.

Pelatih sudah punya cara untuk meredan empat penyerang Bali United ini. Dalam beberapa kali sesi latihan, pelatih sudah memberikam instruksi khusus terkait mematikan pergerakan lawan.

Baca:  Performa SFC Terus Turun, Diusulkan Baryadi Jadi Dirtek

Taktik dan strategi telah disampaikan sang arsitek, dia bersama rekan-rekannya akan melaksanakan instruksi pelatih itu.

“Kita sudah siapkan segalanya, pertahanan harus bermain kompak,” ucap Pelatih SFC Hartono Ruslan.

Serdadu Terdatu mengandalkan empat pemain berdarah Belanda. Lawan sepadan telah disiapkan untuk dapat menjegal empat penyerang Bali United.

Tapi pelatih asal Solo ini tetap mengingatkan, anak asuhnya harus tetap fokus pada pergerakan seluruh pemain yang masuk kedaerah pertahanan.

“Bali United ini punya pemajn bagus. Mereka pun punya pemain muda yang cepat,” ucapnya.

Baca:  Kado Untuk Alex Noerdin

Di laga nanti, pemain harus terus menjaga konsentrasinya. Apalagi Serdadu Tridatu di latih Widodo, pelatih yang kerap melakukan perubahan skema untuk membuat lawan tidak terbaca.

“Pemain harus kerja keras, jangan sampai kehilangan poin,” katanya.

Sebelumnya, anak asuhnya gagal mencuri poin di kandang PS TNI, di laga kandang kedua ini, SFC harus dapat memetik minimal satu poin.

SFC masih punya target menembus 10 besar. Di tiga laga tersisa poin harus dapat terus didapatkan untuk mencapai target itu. #zal

 

x

Jangan Lewatkan

Hilton Dilepas, Beto Teken Kontrak

Palembang, BP Manajemen Sriwijaya FC memang belum mengumumkan secara resmi komposisi skuadnya musim depan. Tapi, satu persatu nasib pemainnya mulai ...