Home / Budaya / Tari Mapak Plembang Darussalam, Jadi Tari Sambut Kota Palembang

Tari Mapak Plembang Darussalam, Jadi Tari Sambut Kota Palembang

Suasana FGD Tarian Sambut kota Palembang tahun 2017 di Wisma Muzdalifah Palembang, Kamis (26/10). BP/DUDY OSKANDAR

Palembang, BP — Kota Palembang akhirnya memiliki tari sambut baru dimana tarian ini adalah tarian untuk menyambut tamu kehormatan khusus untuk kota Palembang.
Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP) , Vebri Alintani mengatakan, secara garis besar telah terbentuk satu bentuk tarian sambut kota Palembang bernama Tari Mapak Plembang Darussalam

“Musiknya kita sudah dapat, detail akan dilanjutkan di Dinas Kebudayaan kota Palembang dengan melakukan pematangan detail ragam gerak, proerti, kostum dan sebagainya,” kata Vebri di sela-sela FGD Tarian Sambut kota Palembang tahun 2017 di Wisma Muzdalifah Palembang, Kamis (26/10).

Baca:  Tokoh Persamaan Hak Kaum Perempuan Asal Sumsel Itu Bernama Ratu Sinuhun

Dan menurutnya, akan dilanjutkan dengan latihan- latihan sekitar tiga kali hingga empat kali untuk pematangan tarian tersebut.

“Karena tarian ini dasar nilainya Plembang Darussalam maka ada perbedaan tari ini dengan tarian sambut sebelum-sebelumnya , dan dasarnya adalah Melayu Palembang Darusalamnya itu,” katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Sudirman Tegoeh mengatakan, FGD ini hadir para senior pencipta tari , penari dan komunitas tari dan Dewan Kesenian Palembang.

Baca:  Huruf Arab-Melayu Di Mata Uang Kesultanan Palembang Darussalam

“Kita harapkan dari FGD ini akan terakomodir semua kekurangan dari yang kemarin dianggap dua tarian terbaik dari hasil seleksi kemarin untuk melengkapi dalam bentuk gerakan, pakaian, musik dan lain-lain dan akan keluar tarian Palembang Darussalam mencerminkan mewakili kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam tempo dulu sehingga ini menjadi ciri khas Palembang sendiri,” katanya ditempat yang sama.

Sehingga kedepan ada empat tari sambut yang menjadi kebanggaan Sumsel dan Palembang yaitu Tari Gending Sriwijaya, Tari Tepak Keraton , Tari Tanggai dan tari yag sedang dibuat ini.

Baca:  Wong Palembang Naik Haji Dari Tahun 1884

Tari sambut yang baru ini menurutnya, akan melengkapi dan menambah kekayaan budaya Palembang. Sementara tari Gending Sriwijaya, tari Tanggai bahkan tari Tepak Keraton tetap pada posisinya masing-masing.

Hal ini, menurut Sudirman, juga meluruskan beberapa informasi yang salah tentang tarian khususnya tari Gending Sriwijaya. Dinas Kebudayaan kota Palembang tidak memiliki pemikiran akan mengganti tari-tarian yang sudah ada atau menghapus, malahan akan menambahnya dengan membuat tarian baru dalam latar sejarah Palembang Darussalam.#osk

 

x

Jangan Lewatkan

Alex Noerdin Melaunching Program S2C

Palembang, BP—Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin resmi melaunching program Sumsel Smart and Care (S2C). S2C merupakan inovasi proyek perubahan ...