Home / Sumsel / PALI / Gelar Razia Samsat Kabupaten PALI Demi Sadarkan Wajib Pajak

Gelar Razia Samsat Kabupaten PALI Demi Sadarkan Wajib Pajak

Razia surat kendaraan yang digelar Samsat Kabupaten PALI bekerja sama dengan Polsek Talang Ubi di jalan lintas Desa Simpang Tais Pendopo, Selasa (24/10).

PALI, BP–Sebagai upaya menertibkan kendaraan berlalu lintas serta surat-menyurat dari kendaran roda dua dan roda empat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten PALI besertab Unit Lalulintas (Lantas) Polsek Talang Ubi kembali gelar razia di  jalan lintas Desa Simpang Tais Pendopo, Selasa (24/10).
Dalam razia ini, tidak sedikit pengendara yang terjaring karena belum menaati tertib berlalu lintas dan melengkapi surat-menyurat. Baik itu pelanggaran berupa kendaraan yang mati pajak serta pengendara tak pakai helm. Meskipun tidak sedikit terjaring terjaring razia, namun Lantas dan Samsat hanya memberi tindakan tegas kepada kendaraan yang telah mati pajak lebih dari satu tahun, sedangkan pelanggaran baru mati pajak diberi teguran terhadap pengendara yang kedapatan melanggar aturan berkendara berlalu lintas.
Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondais melalui Kanit Lantas Iptu Nurdin di sela sela melakukan razia di seputaran Kecamatan Talang Ubi.
“Hari ini kita lakukan razia besama Samsat, kita hanya lakukan tindakan tegas kepada pengendara yang tidak ada surat menyurat dan mati pajak lebih dari satu tahun, sedangkan pelangaran biasa, belum di lakukan tindakan terhadap pelanggar tersebut, akan tetapi, kita hanya berikan peringatan saja, apabila ada yang pajaknya mati, kita arahkan untuk membayar pajak, dan bagi yang tidak pakai helm kita anjurkan untuk melengkapinya, kedepan apabila kembali terjaring razia, maka kita akan tilang,” ungkapnya.
Lanjut Nurdin, bagi pengendara yang tidak membawa surat kendaraannya, maka kendaraan yang dibawanya harus ditinggalkan, agar melengkapi surat kendaranya terlebih dahulu. “Bagi yang tidak membawa STNK, kita suruh ambil dahulu, untuk dilengkapi, apabila tidak ingin dilakukan penilangan.” Jelasnya.
Sementara itu,  Dadang Afriandy, SH. M.Si  Dadang Afriandi SE MSi, Kepala Samsat Kabupaten PALI mengatakan razia tersebut dilakukan dari (16-27) Oktober dan menjadi sasaran utamanya, seperti kendaraan mati pajak, kendaraan belum balik nama, dan kendaran luar Provinsi Sumsel
“Sasaran kita dalam razia ini diantaranya kendaraan mati pajak, kendaraan belum balik nama, dan kendaran luar Provinsi Sumsel, sudah tiga kali kita lakukan razia, sebanyak 55 kendaran roda dua dan 35 unit kendaran roda empat yang terjaring razia, karena mati pajak,” ujarnya
Lanjut Dadang dirinya menghimbau kepada warga yang memiliki kendaraan bermotor dan mobil yang telah mati pajaknya agar segera membayar dan memperpanjang pajak kendaraan motor dan mobilnya demi kelancaran pembangunan di Kabupaten PALI.
“Dalam razia hari ini, masih banyak kita temukan kendaraan yang mati pajak. Kami himbau, sebelum kepolisian mengambil tindakan tegas dengan melakukan tilang terhadap kendaraan, maka kami sarankan untuk secepatnya memperpanjang pajak kendaraan. Sebab dari pajak inilah kita bisa membangun Kabupaten PALI.”
Masih kata Dadang dirinya mengharapkan agar Polres Kabupaten PALI segera di wujudkan di Kabupaten PALI sehingga terbentuk Satuan Lalulintas Polres Kabupaten PALI, sehingga pelangaran lalu lintas dan pelangaran pajak bisa segera di atasi, karena jalur 45 persen masarakat PALI belum bayar pajak. #hab
Baca:  Heri Amalindo Bagi-bagi Tips Matematika
x

Jangan Lewatkan

Hari Kedua Porprov XI, PALI Raih Empat Besar

PALI, BP–Memasuki hari kedua perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XI Sumatera Selatan, Bumi Serepat Serasan terus menualang prestasi untuk ...