Home / Palembang / Ibis Akui Alami Kerugian

Ibis Akui Alami Kerugian

DPRD Kota Palembang saat melakukan sidak Hotel Ibis, Senin (23/10).

Palembang, BP — Selain menjalankan pembangunan tidak sesuai aturan, proyek Hotel Ibis juga menyebabkan kerusakan lingkungan sekitar. Sehingga DPRD meminta Pemerintah Kota Palembang untuk mencabut izin aset milik Thamrin Group tersebut.

 

Dinilai tak ada itikad baik beberapa kali pembangunan sempat dihentikan. PT Indo Citra Mandiri (ICM) selaku pembangun Hotel Ibis mengaku mengalami kerugian besar terutama dari sisi materi.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Pimpinan Project (Pimpro) Indo Citra Mandiri (ICM) Hans Saiful, usai DPRD Kota Palembang beserta beberapa instansi Pemkot Palembang melakukan sidak untuk yang kesekian kalinya itu.

Baca:  Surat Uji Tower Crane Hotel Ibis Diduga Ilegal

 

Hans mengatakan, berdasarkan hasil sidak di lapangan tersebut, pemkot akan melakukan pencabutan izin pembangunan. “Ini baru keputusan di lapangan, kita lihat nanti keputusan dari owner, kita akan koordinasikan dulu bersama owner,” katanya, Senin (23/10).

 

Ia mengatakan, akibat dari keputusan pemerintah beberapa kali menyetop pembangunan Ibis itu, ia menyatakan mengalami kerugian besar. “Ya kami mengalami kerugian besar terutama dari sisi materi, selain itu tenaga kerja, penyewaan alat, vendor. Selain itu, kita tidak bisa berpartisipasi dalam Asian Games, awalnya kita targetkan buka sebelum itu,” jelasnya.

 

Menurutnya, pihaknya mengakui jika kerusakan lingkungan seperti jalan yang bergelombang, pos polisi retak dan amblasnya lahan milik PT SBA disebabkan pembangunan Ibis. Dengan kerusakan yang terjadi dan pembangunan yang tak sesuai aturan, tetapi Ibis beberapa kali kedapatan tetap membangun.

Baca:  Lagi-Lagi Owner Hotel Ibis Mangkir

 

Termasuk dalam sidak kali ini. Basement Hotel Ibis didapati tersekat-sekat seperti akan dibuat beberapa ruangan. Hal ini menyebabkan geram DPRD dan Pemkot Palembang. Sehingga, jika basement itu disekat, artinya tak ada untuk parparkiran.

 

Hans mengatakan, sekat-sekat dinding di basement bawah tersebut akan dibongkar. “Ya yang di basement 1 itu sekatnya akan kita bongkar,” ujarnya.

 

Hans, mengakui jika hal ini menimbulkan berbagai spekulasi dari berbagai pihak. Bahkan, Ibis seperti mengadu kekuatan dengan pemerintah setempat. “Saya rasa bukan kuat-kuatan, tapi terkesan demikian. Kami hanya mau ini selesai tepat waktu, sebenarnya kami masih patuh,” tukasnya.

Baca:  Kapasitas Parkir Mobil Ibis Hanya 56 Kendaraan

 

Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang Firmansyah Hadi, didampingi Ketua Komisi II Candra Darmawan, menyatakan bahwa, pihaknya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membuat rekomendasi pencabutan izin pembangunan Hotel Ibis.

 

“Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Palembang No 1 tahun 2017 juga mengatur bahwa tidak ada kata revisi dalam kesalahan teknis IMB (Izin Mendirikan Bangunan, red). Hari ini kita merekomendasi PUPR untuk mencabut izin. Pelanggaran ini jelas ada sanksi pidana dan dendanya,” tegasnya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Tidak Paham Tupoksi Kerja, ini Kritikan Bambang Haryo

Palembang, BP — Sebagai orang yang memiliki jabatan tinggi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dianggap bisa bekerja ...