Home / Headline / Rebutan Lahan Parkir Transmart, Kadir Tewas Ditikam

Rebutan Lahan Parkir Transmart, Kadir Tewas Ditikam

Jenazah Kadir usai divisum di rumah sakit.

Palembang, BP–Abdul Kadir Zailani (35), warga jalan Cempako Dalam, Lorong Masjid Ikmal, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, tewas mengenaskan pasca dikeroyok sekelompok orang di Jalan A Rivai, Lorong Nilam, tepatnya di samping Kantor pos, tepat dibelakang Trans Mart Palembang, Minggu (22/10) sekitar pukul 14.30.

Belum diketahui secara pasti motif korban dikeroyok kuat dugaan dilatarbelakangi perebutan lahan parkir di kawasan mall terbaru di Palembang yang dua hari diresmikan tersebut.

Berdasarkan data dihimpun, sekitar pukul 14.30, Kadir sedang mengatur kendaraan yang hendak parkir. Tiba-tiba dua orang menggunakan sepeda motor menghampirinya dan tanpa basa basi korban langsung ditusuk secara membabi buta dari belakang dengan senjata tajam.

Baca:  Jukir Transmart Dibunuh Karena Dendam dan Rebutan Lahan

“Pelaku ada dua orang. Tanpa basa-basi mendekati korban langsung menusuk berkali-kali. Saya tidak ingat berapa kali yang pasti banyak. Pelakunya langsung kabur,” ujar seorang penjual minuman yang menyaksikan langsung kejadian tersebut dan berjualan tak jauh dari lokasi kejadian.

Korban yang sudah tak berdaya langsung dikerumuni oleh warga sekitar dan melapor kepada kepolisian. Saat tengah dibawa ke RS AK Ghani untuk mendapatkan pertolongan medis, korban meregang nyawa karena banyak kehabisan darah. Jenazah korban divisum dan langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarganya.

Linda (48), kakak korban berujar, Kadir merupakan adik bungsunya. Dirinya pun tidak mengetahui secara pasti permasalahan yang menyebabkan adiknya tewas.

Baca:  Jukir Transmart Dibunuh Karena Dendam dan Rebutan Lahan

“Dia itu memang jaga parkir sejak Trans Mart buka. Kebeneran dia pulangnya juga dekat situ jadi jaga parkir disitu. Sebelumnya dia jaga parkir di Kolam Renang Lumban Tirta,” ujarnya saat diemui di Instalasi Forensik RS AK Gani Palembang.

Linda menuturkan dari hasil visum, adik bungsunya itu menderita tujuh luka tusukan serta robek yakni di leher depan, belakang muka bagian kiri, belikat belakang kanan dan kiri, telinga dan bahu.

“Kayaknya dia diserang dari belakang karena luka paling parah ada di belakang semua,” disela sedu sedan tangisan.

Senada, Kahirul (43), kakak korban yang lainnya berujar, dirinya mengetahui adiknya tewas karena sedang berjalan di sekitaran lokasi kejadian.

“Ada keributan memang, pas saya lihat adik saya sudah tekapar. Karena darah yang mengalir banyak. Dibawa pakai mobil ke RS tapi meninggal di jalan,” ujarnya.

Baca:  Jukir Transmart Dibunuh Karena Dendam dan Rebutan Lahan

Khairul yang juga menjaga kawasan parkit di kawasan Radial tersebut berujar,  sebelumnya dirinya sempat cekcok dengan seseorang yang berkeinginan hendak jaga parkir di lokasi kejadian.

“Tapi tidak ada ribut, dia pergi. Saya yakin dia orangnya yang bunuh adik saya,” ujarnya sambil enggan menyebutkan siapa orang yang dimaksudkannya tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko Sanjaya membenarkan sudah terjadi penusukan tukang jaga parkir di belakang Trans Mart, Jalan Radial hingga korban tewas.

“Saat ini masih dalam peyelidikan, memintai keterangan saksi-saksi disekitar lokasi kejadian,” ujarnya. #idz

 

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Polda Tetapkan Ketua PPHP dan Ketua Lelang Sebagai Tersangka 

Palembang, BP–Setelah sempat hilang dari sorotan masyarakat, akhirnya Direktorat Krimsus Polda Sumsel kembali menetapkan tersangka pada kasus dugaan korupsi pembangunan ...