Home / Headline / DPRD Sumsel Minta Pemerintah Tindak Angkutan Berat Masuk Kota Yang Tak Kenal Waktu

DPRD Sumsel Minta Pemerintah Tindak Angkutan Berat Masuk Kota Yang Tak Kenal Waktu

Poto: Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Didi Apriadi, SH

Palembang, BP

Sebuah truk kontainer Hino dengan nopol BH 8007 ME menghantam mobil Grand Livina nopol BG 1751 DC tepat di Simpang Empat Angkatan 66 Palembang, Selasa (17/10), sekitar pukul 11.30.
Truk baru berhenti setelah naik ke median jalan dan menabrak tiang traffic light hingga roboh.
Bahkan akibat kondisi truk kontainer miring, peti kemas yang dibawa terjatuh dan kembali menimpa mobil Grand Livina tersebut.
Menanggapi tersebut anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Didi Apriadi, SH memastikan, ada larangan dimana angkutan berat tidak boleh melintasi daerah tertentu yang menjadi kewenangan Dinas Perhubungan Sumsel dan kota Palembang.
“ Jika ada pelanggaran kita akan meminta keterangan dari pihak terkait, apakah dari Dishub,” kata politisi partai Nasdem ini, Jumat (20/10).
Menurutnya truk kontainer itu harus memiliki alat pengaman atau besi pengaman sehingga bawaannya tidak mudah goyang atau roboh, apalagi mengangkut angkutan berat , karena ini akan menganggu lalu lintas apalagi kondisi sekarang kota Palembang sangat padat dan ini beresiko bagi pengguna jalan.
“Masalah kendaraan yang bisa lalu lalang di kota Palembang itu kewenangannya pemerintah kota Palembang, tapi tidak menutup kemungkinan dengan luas jalan tidak bertambah dan angkutan bertambah , perlu adanya aturan khusus melalui perda kota Palembang atau perda provinsi Sumsel,” katanya.
Pihaknya juga meminta, pihak terkait menindak angkutan berat yang melintas di kota Palembang yang tidak kenal waktu dan terkadang di jam-jam sibuk.
“ Dijam-jam tertentu bisa di toleransi untuk masuk tapi kalau jam padat ini hartus dipikirkan lagi ke dinas perhubungan baik kota dan provinsi agar ini dipantau terus,” katanya.osk

x

Jangan Lewatkan

Polda Endus Ladang Ganja Lain

Palembang, BP–Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel memusnahkan 335 butir ekstasi dan 86,34 gram sabu hasil ungkap dua perkara dengan tiga ...