Home / Headline / Pembunuh Juruparkir di Pasar 16 Ditembak Polisi

Pembunuh Juruparkir di Pasar 16 Ditembak Polisi

Randi Yuspian terkapar ditembak polisi.

Palembang, BP–Satu dari dua pelaku pembunuhan Zulkarnain (28), seorang juruparkir yang tewas akibat dianiaya di depan Toko Abbas, Pertokoan Tenggkuruk Permai, Pasar 16 Ilir, Palembang, 4 Oktober lalu akhirnya dibekuk jajaran Satreskrim Polresta Palembang.

Pelaku yakni Randi Yuspian alias Andi (23), warga Jalan Dr M Isa, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Tersangka dibekuk di dalam rumah kosong yang tak jauh dari kediamannya, Kamis (19/10).
Saat diinterogerasi penyidik, tersangka Andi mengaku, dirinya tidak merencanakan membunuh korban karena sama-sama dipengaruhi minuman keras.
Sebelum kejadian, dirinya dan korban sama-sama menenggak minuman keras jenis tuak. Saat sedang minum-minum itu tiba-tiba korban menantang dirinya.
Kesal karena ditantang, tersangka yang sedang mabuk itu pun pulang ke rumah dengan menggunakan sepeda motor dan mengambil senjata tajam.
“Sudah bawa pedang saya cari dia. Pas ketemu langsung saya tebas,” ujarnya.
Pada saat kejadian tersebut, dirinya tidak sendirian saat menganiaya korban namun juga bersama temannya yakni Riko (DPO).
“Riko juga ikut menusuk korban, saya baru kenal dengan dia saat minum tuak di pasar 16 Ilir,”  ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara berujar, setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian selama dua minggu akhirnya pihaknya berhasil menangkap tersangka.
“Saat akan ditangkap petugas,  tersangka berusaha kabur dari sergapan. Petugas pun melakukan pengejaran dan melepaskan tembakan peringatan namun tersangka masih kabur. Akhirnya petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanan tersangka untuk melumpuhkannya,” ujar Yon.
Aparat pun menyita barang bukti senjata tajam  jenis pedang dan jaket yang digunakan tersangka saat melakukan aksinya.
Pihaknya kini masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk menangkap pelaku lainnya. “Kami masih mencari pelaku lainnya yang identitasnya sudah kita kantong,”  ujarnya.
Sementara tersangka Andi dijerat dengan pasal 170 dengan hukuman diatas lima tahun penjara. #idz
Baca:  Pembunuhan Sadis Janda, Pelaku Kesal Ditagih Utang
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Hutang DBH Pajak Kendaraan Sumsel 2018, Capai 300 miliar

Palembang, BP Terkait tambahan sisa hutang Dana Bagi Hasil (DBH)  pajak daerah di anggarkan pada tahun anggaran 2019, Gubernur Sumatera ...