Home / Pemerintahan / Pancasila Mendorong Kita Bermusyawarah dan Mufakat

Pancasila Mendorong Kita Bermusyawarah dan Mufakat

Mahyudin

Jakarta, BP–Wakil Ketua MPR Mahyudin menjelaskan,  para pendiri bangsa membentuk bangsa dan negara ini untuk semua golongan dan memilih Pancasila sebagai dasar demokrasi. Sehingga pemilihan langsung untuk memilih kepala daerah  tak cocok dengan Pancasila. “Dengan pemilihan langsung ada kelompok masyarakat yang tak terwakili.  Pancasila mendorong kita untuk bermusyawarah dan bermufakat,” ujar Mahyudin di Jakarta, Kamis (19/10) dalam acara Seminar Nasional Partai Golkar yang mengambil tema Revitalisasi Ideologi  Pancasila Sebagai Dasar  Perjuangan Partai Golkar.

Baca:  Zulkifli Ajak Anak Muda Lawan Korupsi

Menurut Mahyudin, dalam soal ekonomi pun sistem ekonomi kita sudah mengarah ke liberal. Padahal, sistem ekonomi kita berlandaskan Pancasila. Golkar sudah merancang negara kita menjadi negara kesejahteraan.

Dia berharap seminar itu bisa melahirkan ide yang bisa dilaksanakan serta menjadikan Pancasila menjadi perilaku sehari-hari. “Kita menaruh harapan pada Golkar untuk memperjuangkan Pancasila sebagai perilaku masyarakat Indonesia,” kata Mahyudin.

Baca:  Tidak Ada Alasan Menggantikan Jabatan Mahyudin dari Wakil Ketua MPR

Dikatakan, sebagai negara yang telah  bebas dari penjajahan  harusnya menjadi  jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka. “Sekarang saatnya mencerdaskan dan menyejahterakan rakyat. Jangan bicara atau ngurusin yang njelimet.

Diakui Mahyudin, meski kondisi Indonesia saat ini lebih baik namun di beberapa daerah masih ada anak-anak sekolah  tidak memakai sepatu, masih ada daerah  belum tersambung aliran  listrik, dan ada pula daerah  belum mendapat pelayanan kesehatan  memadai. “Ini tantangan kebangsaan kita,” tuturnya

Baca:  Siti Fauziah Berharap Pancasila Tidak Sekadar Dihafal

Dalam kesempatan tersebut Mahyudin  memaparkan hasil survei dari Bank Dunia bahwa dalam segi pendidikan, bangsa kita  tertinggal 75 tahun dengan negara lain. “Jadi perlu waktu 75 tahun untuk mengejar dan menyejajarkan diri dengan negara lain,” tegas Mahyudin. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

502 Polisi Ikut Apel PAM Pemilu

502 Polisi Ikut Apel PAM Pemilu Sekayu, BP Mengantisipasi timbulnya potensi gangguan keamanan pada Pilpres dan Pileg 2019 ratusan anggota ...