Home / Headline / Buntut Kematian Siswa di KI, Kegiatan Cuci Tangan Bersama Tak Berizin

Buntut Kematian Siswa di KI, Kegiatan Cuci Tangan Bersama Tak Berizin

Palembang, BP–Kasus penusukan yang dilakukan W (14) siswa SMP Negeri 2 Palembang terhadap Eric Valensia (15), siswa SMP Negeri 5 Palembang terus dilakukan proses hukum. Meski masih anak di bawah umur, W akan tetap menjalani proses hukum sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya.
Tak hanya proses hukum, Polsek Ilir Barat I Palembang juga akan memanggil kedua belah pihak sekolah, Disdikpora Palembang, serta panitia penyelenggara kegiatan.
“Tersangka tetap kami amankan, tetapi karena masih anak-anak jadi tidak kami masukan ke dalam sel. Kami masih memikirkan kondisi psikologis dari anak itu,” ujar Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko Sanjaya, Kamis (19/10).
Pemanggilan terhadap panitia penyelenggara dilakukan untuk pemeriksaan. Karena kegiatan yang dilaksanakan tidak ada izin kepolisian sehingga tidak ada pengamanan dari pihak kepolisian.
Seharusnya, pihak panitia meminta izin keramaian ke pihak kepolisian agar dilakukan pengamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus ini.
“Korban masih mendapatkan perawatan di rumah sakit, sehingga kami belum bisa meminta keterangan dari korban yang saat ini dirawat di ICU. Kami baru meminta keterangan dari tersangka dan dua teman tersangka. Namun, itu belum cukup dan masih harus meminta keterangan dari korban,” jelas Handoko.
Selain itu, kedua belah pihak baik dari SMP Negeri 2 maupun SMP Negeri 5 juga belum datang ke Polsek. Sehingga, pihaknya akan mengirim surat penggilan baik dari guru yang mengawal maupun dari sekolah yang memberikan izin untuk datang ke acara tersebut.
“Kami harapkan, agar pihak dari masing-masing sekolah kooperatif ketika kami panggil. Begitu pula dengan pihak panitia penyelenggara,” ujarnya. #idz
Baca:  Kakek Empat Cucu Tusuk Istri Ketiga
x

Jangan Lewatkan

46 ‘Preman’ Terjaring Operasi Pekat

Palembang, BP–Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel menjaring 46 orang yang diduga preman di beberapa titik lokasi di ...