Home / Headline / Trimedya Panjaitan: DPR Setujui Anggaran Densus Tipikor Rp800 Miliar

Trimedya Panjaitan: DPR Setujui Anggaran Densus Tipikor Rp800 Miliar

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan dalam diskusi tentang pembentukan Densus Tipikor di ruang wartawan DPR RI, Selasa (17/10).

Jakarta, BP–Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan mengatakan, wacana pembentukan Densus Tipikor berawal dari usulan penguatan kinerja kepolisian setelah Jenderal Pol Tito Karnavian dilantik menjadi Kapolri. Tito juga bilang bahwa polisi memiliki satuan kriminal khusus (krimsus) tapi tugasnya belum terfokus.

“Tito kemudian mengusulkan pembentukan  Densus Tipikor guna penguatan pemberantasan tindak pidana korupsi. Usulan tersebut disetujui Komisi III DPR RI dan masuk menjadi salah satu kesimpulan rapat kerja. Dan diperkirakan Densus Tipikor Polri akan beroperasi Maret 2018,” ujar Trimedia di ruangan wartawan DPR, Jakarta, Selasa (17/10).

Baca:  Ketua DPR: Lukisan Memiliki Keterpaduan Harmonis

Menurut Trimedya,  wacana pembentukan Densus Tipikor  merupakan lanjutan dari kesimpulan rapat kerja sebelumnya soal pembentukan Densus Tipikor. Kapolri mengusulkan, jika  Densus Tipikor dibentuk, perlu dukungan anggaran untuk penguatan kinerja

“Badan Anggaran DPR RI sudah menyetujui anggaran Densus Tipikor tahun 2018 sebesar Rp800 miliar dari Rp2,6 triliun yang diusulkan kepolisian. Usulan pembentukan Densus Tipikor,  ini sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan Presiden menyatakan tidak keberatan. Dan juga  disampaikan  kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Baca:  PKS Diminta Laksanakan Putusan MA

Trimedya menambahkan, Komisi III DPR RI,  sudah melakukan rapat kerja (raker)  dengan KPK, Jaksa Agung, dan Kapolri, pada Senin (16/10). Dari raker tersebut, KPK dan Kejaksaan Agung  tidak keberatan pemebentukan  Densus Tipikor.

“Densus Tipikor nanti akan berkoordinasi dengan Satgas Tipikor Kejaksaan Agung. Soal gaji pegawai Densus Tipikor, terutama penyidik Densus Tipikor diusahakan sama dengan gaji penyidik KPK,” katanya seraya  berharap personel polisi yang ditugaskan menjadi anggota Densus Tipikor haruslah memiliki  integritas  dan benar-benar bersih.

Baca:  Hasil Survey Menyebutkan Kinerja DPR Lebih Baik

Pengamat hukum pidana, Abdul Fickar Hadjar, mengapresiasi pimpinan Polri yang akan membentuk Densus Tipikor untuk membantu KPK menangani kasus korupsi. Hanya saja aparat Densus Tipikor nantinya harus memiliki integritas. “SDM nya harus bersih dan jangan mau ditariktarik ke ranah politik. Jika mau menyapu bersih harus menggunakan sapu yang bersih,” tutur Fickar. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pekan Pustaka Palembang, Pamerkan Koleksi Pustaka dan Manuskrip Kuno

Palembang, BP   TIGA perpustakaan di kota Palembang yaitu Perpustakaan Masjid Agung Palembang , Perpustakaan Umariyah dan Perpustakaan Al Washliyah memamerkan beragam koleksi pustaka ...