Home / Budaya / Sejarah Keris Palembang

Sejarah Keris Palembang

BP/IST
Keris Palembang

Palembang, BP — Keris merupakan budaya asli Indonesia. Setiap daerah setidaknya memiliki jenis senjata tradisional ini. Keris Palembang dikatagorikan sebagai keris Melayu.

Pengamat sejarah kota Palembang, Kms. H. Andi Syarifuddin menjelaskan Keris Palembang dikenal ampuh, anggun dan berdaya magis sejak zaman bahari, Kedatuan Sriwijaya.

Meski terlihat sederhana, keris Palembang mempunyai ciri khas dan kharisma tersendiri. Secara garis besar bagian utama keris terdiri dari: Bilah keris dan ganja. Ragam Ukuran keris Palembang bervarian: kecil, sedang, dan panjang. Terbuat dari bahan 3 unsur logam: besi, baja, dan pamor.

Baca:  Mahasiswa Unsri Kagumi Koleksi Museum AK Gani

Bentuk bilah (dhapur) keris Palembang ada 2 bentuk, yaitu: Brojol (lurus), dan Luk (lekuk).

“Pamor Keris Palembang setidaknya ada 14 motif. Sedang motif gagangnya ciri khas Palembang yg terbuat dari kayu keras atau gading. Diukir dg indah, halus dan rumit. Motif gagang ini biasanya antara lain: Jawo demem (gigil), Elang laut, Naga, Kepala Melayu, Burung, dll,” katanya, Senin (16/10).
Salahsatu juga karakteristik keris Palembang menurutnya, yang unik adalah sarung keris (warangka) yg melambangkan sebuah kerajaan bahari atau maritim yaitu Bidar Palembang atau badan kapal.

Baca:  Kisah Hj Anna Kumari yang Terus Lestarikan Tradisi Rebu Kasan di Kota Palembang

Menurut Andi, di zaman Kesultanan Palembang, keris Palembang diproduksi di lingkungan guguk Kepandean tidak jauh dari keraton (18 Ilir). Para Empu terkenal pembuat keris pada masa itu antara lain:
1. Pangeran Sido ing Kenayan (era Kerajaan Palembang).
2. Kiagus Empu (era Kesultanan Palembang).
3. Empu Kgs. Abdullah (akhir Kesultanan).
4. Empu Akim (sampai tahub 1914, era kolonial).
5. Empu Anang, dll

“Keris Puyang Palembang yg terkenal yaitu, keris Ki. Kala Cangak (milik Ario Dilah, Raden Fatah, dll),” katanya.
Sedangkan keris Pusaka Palembang yaitu keris picitan (buatan Pangeran Sido ing Kenayan, dan sepuhan Ratu Senuhun). Selain itu Keris Pusaka Sultan Palembang dikenal dg Keris Carito.

Baca:  Makam Sultan Muhammad Mansyur, Tidak Ada Penerangan

Selain itu menurut Andi, peran dan Fungsi Keris Palembang:
– sebagai simbol adat.
– Perlengkapan upacara Perkawinan.
– Upacara kebesaran.
– Senjata Pusaka.
– Simbol Legitimasi.
– Kehormatan dan harga diri pria (bangsawan).
– Senjata Perang.
– Pakaian Adat Palembang.
– Senjata Tradisional Pencak Silat.
– dll. #osk

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

10 Kandidat ‘Duel’ Berebut Kursi DKSS di Musda 2018

Palembang, BP Setelah sempat tertunda, akhirnya Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Kesanian Sumatera Selatan (DKSS) digelar oleh jajaran panitia. Musda resmi ...